Kemeriahan Parade Bunga memperingati HJKS ke - 729 , Ada Wakil Walikota Armuji Kenakan Udeng Khas Suroboyo

bacasaja.id
Wakil Walikota Armuji menggunakan udeng Khas Suroboyo dengan pakaian batik karya UMKM

SURABAYA - Setelah dua tahun vakum, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Surabaya Vaganza.

Surabaya Vaganza merupakan serangkaian acara untuk memperingati HUT Kota Surabaya yang ke 729 tahun. Kali ini Surabaya Vaganza dilaksanakan di sepanjang jalan Tunjungan, tepatnya mulai dari Siola hingga Balai Pemuda.

Baca juga: Gotong Royong Gen Z dan Cak Ji Bantu Warga Rentan di Tengah Tekanan Fiskal

Surabaya Vaganza dibuka dengan pawai bunga, yang diikuti sekitar 16 mobil hias. Setelah mobil hias selesai acara akan dilanjutkan kembali dengan Parade Budaya. Parade bunga dimulai pukul 15.35 WIB.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Sekaligus membuka acara ini, Walikota Eri menjelaskan acara ini sebagai tanda kebangkitan Kota Surabaya pasca pandemi.

Berbicara di hadapan pengunjung maupun peserta Pawai Bunga, Walikota Eri mengawali pidatonya dengan menyampaikan terima kasih. Ia menjelaskan, kesuksesan Pemkot Surabaya menggelar Pawai Bunga juga tak lepas peran masyarakat Surabaya.

Baca juga: 84 Penyanyi Dangdut Jadi Korban Arisan Bodong, Mengadu ke Rumah Aspirasi Armuji

Dalam rangkaian Mobil hias juga terdapat iring - iringan mobil Jeep yang ditumpangi Walikota Eri Cahyadi , Wakil Walikota Armuji dan Ketua DPRD Adi Sutarwijono. Tampak Cak Ji menggunakan udeng Khas Suroboyo dengan pakaian batik karya UMKM.

"Senang akhirnya warga surabaya dapat menikmati Parade bunga dan budaya setelah dua tahun vakum", kata Armuji.

Baca juga: Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Armuji Hentikan Sementara Operasional SPPG Tembok Dukuh

Wawali Armuji juga menyampaikan bahwa perayaan Hari Jadi Kota Surabaya ke -729 turut memompa semangat warga kota surabaya untuk menyongsong kebangkitan ekonomi pasca melandainya Covid - 19. Selain itu dirinya juga berkomitmen agar kota surabaya tumbuh. Menjadi kota yang maju namun memiliki karakter yang kuat.

"Harapan kita kota ini maju tapi karakter warga dan masyarakatnya harus kuat sehingga akan dilirik sebagai Kota Metropolitan yang berkepribadian dalam budaya", imbuh Cak Ji.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru