BACASAJA.ID - Sekelompok anak muda yang menamakan Jatim Clothing Art Community ikut meramaikan suasana joging track di Area Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Mereka membuka stan dengan kegiatan sablon gratis bertemakan Erick Tohir Untuk Indonesia Maju.
Kegiatan yang di mulai sekitar pukul 07.00 WIB ini, sangat menarik perhatian pengujung joging track. Tak jarang dari kalang ibu-ibu ikut mantri untuk mendapatkan sablon gratis bergambarkan Erick Tohir.
Koordinator kegiatan, Muhammad Ridwan menjelaskan, komunitas ini memang bergerak di sektor clothing, kebanyakan masih level UMKM. Sekitar dua tahun yang lalu terbentuk wadah ini untuk pelaku clothing, pihakny berangkat dari keresahan yang sama yaitu semakin menjamurnya usaha thrifting (jualan baju bekas impor).
"Tentu kegiatan thrifting menjadi bahaya jika tidak ada kontrol dari pemerintah selaku pemangku kebijakan, jika diteruskan pelaku usaha teman-teman clothing lokal bisa gulung tikar. Kalah bersaing dengan yang jualan baju bekas impor.”
Berangkat dari keresahan tersebut, ia bersama teman seprofesinya melihat jika Erick Tohir punya visi dan kepedulian kepada pelaku usaha UMKM. Hal ini bisa dilihat ketika Erick memberi arahan kepada BUMN-BUMN untuk ikut menaikan level UMKM di pelbagai daerah.
"Yang saya ingat Pak ET (Erick Tohir) sering berkunjung ke sentra-sentra clothing di berbagai kota untuk memberi dukungan kepada pelaku usaha dengan semangatnya Bantu, Bela dan Beli Produk UMKM . Apa lagi Pak ET ini sangat peduli pada gerakan-gerakan ekonomi kreatif milenial," lanjut Ridwan.
Ia berharap, di tahun 2024 mendatang, Erick Tohir menjadi presiden, sebab mereka selama ini diam-diam mengikuti bagaimana sepak terjang beliau.
"Melihat kondisi hari ini, maka saya dan teman-teman yakin masa depan pelaku UMKM akan cerah jika Pak ET yang jadi Presiden Indonesia di Tahun 2024," Pungkasnya.
Dalam kegiatan sablon gratis bertemakan Erick Tohir Untuk Indonesia Maju, dari catatan panitia sudah ada sekitar 250-an orang yang ikut antre untuk mendapatkan sablon bergambar Menteri BUMN Erick Tohir. (RDN)
Editor : Redaksi