Anak SD Mampu Mengolah Sampah Kompos 3 Ton, Diapresiasi Plt Wali Kota

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana melakukan penyerahan tropy penghargaan Surabaya Eco School, Jumat (08/01/2021).
Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana melakukan penyerahan tropy penghargaan Surabaya Eco School, Jumat (08/01/2021).

i

BACASAJA.ID - Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana melakukan penyerahan penghargaan Surabaya Eco School di Ruang Sidang Walikota, pada Jumat (08/01/2021).

Anak-anak pada kategori Keluarga Sadar Iklim Terbaik 2020 Sekolah Dasar tersebut berasal dari lima sekolah dasar. Yakni, juara pertama diraih oleh SDN Nginden Jangkungan 1, juara kedua SDN Pakis IIII, juara ketiga  SDN Petemon, juara ke empat SDN Banjar Sugihan V, dan juara ke lima SD Islam Al Azhar II

Kegiatan dari tunas hijau, Surabaya Eco School ini dinilai memberi pemahaman pendidikan dini kepada anak-anak. Khusunya pada masa pandemi ini, yang juga mulai peduli pada perubahan iklim.

"Kami berharap bisa berlanjut ke generasi ke depan, kepada anak didik, dengan pendidikan, pengetahuan dan kepedulian akan menumbuhkan kebiasaan. Jangan sampai kebiasaan kemarin seperti tidak peduli lingkungan terjadi lagi," ungkap Whisnu.

Nantinya program tersbut juga akan dilanjutkan melalui Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) dan Dinas Pendidikan, agar ada sosialisasi dan tumbuh rasa kepedulian pada lingkungan sekitar.

Seperti salah satunya, SD Negeri di wilayah Menanggal mendapat apresiasi dari Whisnu, sebab mampu mengolah kompos dan menghasilkan 1 ton hingga 3 ton.

"Jadi sampah bisa tereduksi dari hulu. Problem kota adalah sampah dan banjir. Kalau pengelolaan dari sekolah dan rumah selesai, akan aman. Dengan bertambahnya penduduk, sampah bertambah," terangnya.

Sementara itu, pengelolaan sampah menjadi salah pilot project nasional. Whisnu berharap bila volume sampah tidak bertambah. "Tapi ada penyelesaian di hulu. Pengolahan juga di kampung, sekolah, rumah. Bank sampah, composting, bisa jadi penambahan ekonomi," imbuhnya.

Terakhir, Whisnu menyampaikan bila program Surabaya Eco Shcool merupakan dari ekstrakulikuler yang tidak menutup kemungkinan masuk pada kurikulum pembelajaran di sekolah. "Ini bagian dari ekskul. Bisa terus lanjut dan kembangkan supaya kepedulian bisa meningkat dan berlanjut," tandasnya. (Byta)

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…