Ibukota Provinsi Kepri Direndam Banjir

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kota Tanjungpinang, mengalami banjir parah - hampir semua tempat terendam air
Kota Tanjungpinang, mengalami banjir parah - hampir semua tempat terendam air

i

KEPRI - Ibukota Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang, mengalami banjir parah - hampir semua tempat terendam air. Baik itu berasal dari air hujan yang turun berhari-hari maupun air laut yang meluap ke daratan.

Laporan hasil pantauan di lapangan, Rabu (25/1) menunjukkan lokasi yang parah sekitar pelabuhan dan beberapa lokasi rendah lainnya. Hal ini diduga akibat pembangunan drainase yang tidak memperhatikan elevasi permukaan lahan dan alur pembuangan air yang benar.

Menanggapi kondisi itu, Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari SS menyatakan bahwa itu menunjukkan lemahnya koordinasi dan integrasi yang harusnya dilakukan Gubernur Kepri. "Tanjungpinang itu ibukota Provinsi Kepri, setiap kali hujan deras banjirnya lebih parah dibanding daerah lain. Mestinya itu yang harus dicarikan solusi secara tuntas oleh gubernur - gak perlu berhalusinasi dengan megaproyek yang mustahil diwujudkan." kata Cak Ta'in.

Menurut mantan Dosen Unrika Batam itu seharusnya Tanjungpinang sebagai pusat Pemerintahan Provinsi memiliki utilitas, pemandangan dan tata kota yang baik dan teratur. "Umumnya pusat ibukota itu cantik pemandangannya, tatanannya tapi dan terhindar lah dari banjir hanya karena hujan deras," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat Kodat86, salah satu sebab sulitnya pembuangan air ke laut karena ada penimbunan sungai Carang yang diubah menjadi kawasan ruko.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, sungai Carang itu harusnya dijaga kelestariannya. Selain sebagai alur pembuangan air hujan deras, juga sebagai narasi sejarah. "Ada nilai sejarah tapi itu mau dihilangkan," jelasnya.

Cak Ta'in mensinyalir adanya keterlibatan kepala daerah dalam hal ini. Setidaknya perencanaan dalam penataan kota yang mestinya disesuaikan dengan kebutuhan masa depan, tapi justru dikorbankan demi keuntungan pribadi atau kelompok.

"Pak gubernur konsentrasi dulu tu membenahi drainase di Tanjungpinang dan Bintan, jangan sampai setiap hujan deras - masyarakat menderita karena banjir," papar Cak Ta'in. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar: Dana Pokir, Lemahnya Pengawasan, dan Tiket yang Tak Pernah Terbang

Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar: Dana Pokir, Lemahnya Pengawasan, dan Tiket yang Tak Pernah Terbang

Selasa, 07 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 18:22 WIB

BATAM– Gagalnya puluhan anggota kontingen Pesparawi Provinsi Kepri bertolak ke Manokwari bukan sekadar soal tiket bodong. Kasus ini membuka persoalan lebih d…

Karaton Surakarta Tegaskan Video Adu Mulut Gusti Moeng Tidak Utuh, Soroti Tertutupnya Akses Keputren dan Ndalem Ageng

Karaton Surakarta Tegaskan Video Adu Mulut Gusti Moeng Tidak Utuh, Soroti Tertutupnya Akses Keputren dan Ndalem Ageng

Selasa, 07 Jul 2026 17:10 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 17:10 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat menegaskan bahwa video adu mulut antara GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng dengan Ana Muji Rahayuning T…

Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Saling Jegal Lionel Messi dan Mo Salah

Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Saling Jegal Lionel Messi dan Mo Salah

Selasa, 07 Jul 2026 16:07 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 16:07 WIB

ATALANTA– Langkah Timnas Argentina di fase gugur akan mendapat ujian berat dari wakil Afrika. Skuad Argentina dijadwalkan bakal bersua Mesir pada babak 16 b…

Prediksi Skor Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Granit Xhaka Lawan James Rodriguez

Prediksi Skor Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Granit Xhaka Lawan James Rodriguez

Selasa, 07 Jul 2026 16:01 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 16:01 WIB

VANCOUVER- Babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan bentrokan sengit antara Timnas Swiss melawan Timnas Kolombia. Pertandingan hidup mati ini…

Kado Manis Dari Simolawang: Kisah Sukses Proyek "Siluman" yang Mandiri dari Warga Lokal

Kado Manis Dari Simolawang: Kisah Sukses Proyek "Siluman" yang Mandiri dari Warga Lokal

Selasa, 07 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 14:29 WIB

    SURABAYA - Tepuk tangan meriah patut kita hadiahkan untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) "Simolawang Mandiri" di Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Ba…

Biadab! Pria 35 Tahun ini Tega Perkosa Anak Yatim, Polres Pasangkayu Buru Pelaku

Biadab! Pria 35 Tahun ini Tega Perkosa Anak Yatim, Polres Pasangkayu Buru Pelaku

Selasa, 07 Jul 2026 13:10 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:10 WIB

Manfaatkan kepercayaan keluarga, pria inisial S (35) tega melakukan rudapaksa anak yatim, kini sedang dalam pengejaran Polres Pasangkayu…