Jam Malam di Tulungagung Diperpanjang, Supermarket dan Warkop Dibatasi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Senin (11/1/2021).
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Senin (11/1/2021).

i

BACASAJA.ID - Pelaksanaan jam malam di Kabupaten Tulungagung yang dimulai pukul 20.00-04.00, diperpanjang hingga dua minggu ke depan sejak Senin (11/1/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, yang juga Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, selepas memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Senin (11/1/2021).

Dalam rapat yang diikuti oleh Forkopimda, pengusaha, tokoh agama dan tokoh masyarakat ini, Maryoto ungkapkan keputusan yang diambil untuk menekan penyebaran covid-19, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri nomer 1 tahun 2021 tentang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomer 7 tahun 2021.

“Kita tahu yang terkonfirmasi tidak hanya Tulungagung, tapi juga nasional, maka ketika dulu diadakan PSBB, sekarang lebih ditekankan pada PPKM,” ujar Maryoto.

Sebenarnya Tulungagung tidak masuk kota/kabupaten yang harus menerapkan PPKM di Jawa Timur sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Timur. Namun melihat lonjakan kasus yang terjadi di Tulungagung, pihaknya perlu melakukan PPKM untuk menekan penyebaran covid-19.

Pembatasan yang dimaksud adalah larangan melakukan aktivitas berkerumun. Untuk instansi pemerintah, pegawai yang melakukan WFH (work from home) sebanyak 50 persen. Jumlah itu sama dengan saat Tulungagung melaksanakan PSBB.

“Sekolah masih belum boleh sekarang, masih diminta untuk dilakukan secara daring (online), jangan bertatap muka,” katanya dengan tegas.

Disinggung terkait operasional tempat usaha seperti supermarket dan warung kopi, dibatasi hingga pukul 20.00. Sedang tempat wisata dipastikan masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu pemilik salah satu supermarket, Irwan Suprobo mengatakan ada penurunan pendapatan sejak dilakukan jam malam yang dimulai sejak pukul 20.00. Meski demikian dirinya enggan ungkapkan besaran penurunan pendapatanya sejak penerapan jam malam itu.

"Pasti menurun, tutupnya jam 22.00 jadi jam 20.00, padahal itu jam-jam utama (saat berbelanja),” tukasnya (Noyo).

Berita Terbaru

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…