Begini Mekanisme Pemberian Vaksin Covid-19 di Sidoarjo

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Syaf Satriawaran
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Syaf Satriawaran

i

BACASAJA.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Syaf Satriawaran mengatakan bahwa pemberian ke satu penerima vaksin corona Sinovac dilakukan sebanyak dua kali. Setelah vaksin pertama dilakukan, nantinya ada petugas yang akan melakukan pemantauan selama 14 hari.

"Jaraknya 14 hari. Nah, selama 14 hari itu nanti akan dilakukan pemantauan untuk kemudian di vaksin kedua kalinya," kata Syaf di Kantor Dinas Kesehatan Sidoarjo, Rabu (13/1/2021).

Syaf mengatakan apabila efek samping dari penggunaan vaksin biasanya hanya berlangsung selama 30 menit saja. Di luar waktu tersebut dinilai sebagai dampak dari hal lain.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya oleh BPOM bahwa efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang, yaitu efek lokal berupa nyeri, indurasi (iritasi), kemerahan dan pembengkakan. Selain itu terdapat efek samping sistemik berupa myalgia (nyeri otot), fatigue, dan demam.

"Nanti ada tim pemantau vaksin mengelola kejadian yang ditombulkan karena vaksin, tapi yang penting 30 menit pertama. Biasanya gatal, shock, nyeri atau iritasi," kata Syaf.

Syaf pun memastikan vaksin ini aman. Apabila ada efek setelah beberapa hari di vaksin, efek tersebut bukan dari penyuntikan vaksin melainkan hal lain di luarnya.

"Jarang hasil dari vaksin seminggu baru muncul kecuali ada hal lain. Kalau sudah lebih sehari juga itu bukan dampak vaksin tapi hal lain. Nanti juga ada pemantauan dari puskesmas masing-masing yang melakukan penyuntikan," kata dia.

Syaf menambahkan, Sidoarjo baru mendapat kiriman sebanyak 4000 vaksin dari 8720 jatah vaksin yang ada. Hal ini lantaran ruang penyimpanan atau cold storagenya tidak mencukupi.

"Sehingga pengiriman akan dilakukan secara bertahap nantinya. InsyaAllah semua tercukupi," tambahnya.

Pendistribusian vaksin sendiri akan dilakukan sebanyak tiga tahap, tahap pertama dan kedua diprioritaskan ubtuk tenaga kesehatan dan pejabat pemerintahan pada Februari-Juni. Sementara tahap ketiga akan diberikan kepada orang yang memiliki resiko tinggi, orang tua dan masyarakat umum pada Oktober mendatang.

"Vaksin ini nanti akan disebar ke 52 titik puskesmas yang ada di Sidoarjo. Dengan petugas vaksinator sebanyak 430 orang. Puskesmas juga nanti akan melakukan pemantauan," jelasnya.(Arry)

 

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …