Diduga Ada Kecurangan, Tim Risma-Gus Hans Ancam Gugat Hasil Pilgub Jatim 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tri Rismaharini (PDIP)
Tri Rismaharini (PDIP)

i

SURABAYA - Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) merasa tidak puas dengan hasil Pilgub Jatim 2024. Tim Risma-Gus Hans pun siap-siap mengajukan gugatan hasil Pilgub Jatim ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mereka menduga ada yang tidak beres pada pemungutan suara 27 November 2024 lalu. Ini setelah Tim Risma Gus-Hans menemukan sejumlah dugaan kecurangan di ribuan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Madura.

Ketua Tim Pemenangan Risma-Gus Hans KH Imam Bukhori Cholil mengungkap ada tiga temuan penting yang mencurigakan. Pertama, terkait tingkat kehadiran pemilih di TPS yang mencapai 90-100 persen.

“Di 2.800 TPS, tingkat partisipasi mencapai 90 hingga 100 persen. Hal ini seperti terjadi di sembilan desa di Kabupaten Sampang, yang justru berada di wilayah pegunungan dengan akses yang sulit. Anehnya, tingkat kehadiran di sini lebih tinggi daripada di daerah perkotaan,” beber pria yang akrab disapa Ra Imam ini dikutip dari laman resmi PDIP Jatim, Selasa, 3 Desember 2024.

Menurut dia, hal ini sulit diterima mengingat sebagian besar warga di kawasan tersebut diketahui sebagai perantau.

“Walaupun partisipasi tinggi diharapkan, kehadiran 100 persen tetap mengundang pertanyaan besar,” lanjutnya.

Temuan kedua, masih kata Ra Imam, perolehan suara Risma-Gus Hans di sejumlah TPS yang hanya nol hingga 30 suara di 3.637 TPS. Sedang selisih pemilih paslon 02 tercatat 770.917 suara dibandingkan pemilih paslon 03 dengan persentase terbesarnya ada di Sumenep, Sampang dan Pamekasan. Menurutnya, hal ini tidak masuk akal.

“Bagaimana mungkin tidak ada suara sama sekali untuk Paslon nomor 3? Saksi paslon 3 atau ketua ranting partai pengusung pasti memilih. Tapi kenyataannya tidak ada,” tegas Ra Imam.

Temuan ketiga, lanjut Ra Imam, adanya perbedaan signifikan antara jumlah pemilih untuk Pilgub Jatim dan Pilbup/Wali Kota di beberapa TPS. Di basis massa paslon 03, suara untuk Pilgub Jatim justru lebih kecil dibandingkan Pilbup, dengan selisih mencapai sekitar 20 ribu suara. Kejanggalan ini ditemukan di Kota Madiun, Situbondo dan Kota Kediri.

“Ini indikasi yang menurut kita perlu dicermati. Kami akan terus mempelajari tahapan demi tahapan dari proses Pilkada ini,” tandas Ra Imam.

Salah satu anggota tim analisis Risma-Gus Hans, Don Rosano, menambahkan anomali ini berdampak signifikan pada perolehan suara pasangan mereka.

Data menunjukkan sekitar 640 ribu suara berasal dari TPS dengan tingkat kehadiran 90-100 persen, sementara 770 ribu suara tercatat dari TPS dengan perolehan nol hingga 30 suara untuk paslon 03.

Karena itu, tim Risma-Gus Hans mempertimbangkan langkah hukum, yakni melakukan gugatan hasil Pilgub Jatim ke MK.

“Keputusan untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Konstitusi (MK) masih dalam pertimbangan. Apalagi Gus Hans minta kami untuk tetap menghormati setiap pemilih,” kata Don yang pernah menjadi staf ahli Wali Kota Surabaya semasa Tri Rismaharini menjadi Wali Kota Surabaya. (*)

Berita Terbaru

Pasutri Terperosok ke Proyek Gorong-gorong Pemkot Surabaya, Istrinya Meninggal Dunia

Pasutri Terperosok ke Proyek Gorong-gorong Pemkot Surabaya, Istrinya Meninggal Dunia

Sabtu, 13 Jun 2026 08:54 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (lansia) tercebur ke proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, tepatnya di depan Plaza Marina,…

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Informasi dalam Perkara Suap Impor

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Informasi dalam Perkara Suap Impor

Sabtu, 13 Jun 2026 08:50 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:50 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, sebagai saksi. Iskansar diperiksa…

SPMB SMP Surabaya 2026 Tahap Validasi Data, Dispendik Pastikan Proses Seleksi Transparan

SPMB SMP Surabaya 2026 Tahap Validasi Data, Dispendik Pastikan Proses Seleksi Transparan

Sabtu, 13 Jun 2026 08:47 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:47 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMP Negeri berjalan…

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) 2026: Kontingen Surabaya Siap Menangkan Hadiah Rp100 Juta

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) 2026: Kontingen Surabaya Siap Menangkan Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 13 Jun 2026 08:44 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:44 WIB

SURABAYA- Perkumpulan Unit-Unit Reog Kota Surabaya (Purbaya) siap mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI…

Sentana Dalem Trah Pakubuwono II hingga XIII Bersatu, Dorong Peneguhan PB XIV Hangabehi

Sentana Dalem Trah Pakubuwono II hingga XIII Bersatu, Dorong Peneguhan PB XIV Hangabehi

Sabtu, 13 Jun 2026 08:37 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:37 WIB

Keluarga besar Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar pertemuan dan menyampaikan petisi dukungan untuk Sinuhun PB XIV Hangabehi.…

Dinasti Mataram Bersatu, Petisi Sentonodalem Tegaskan Dukungan untuk SISKS Paku Buwono XIV

Dinasti Mataram Bersatu, Petisi Sentonodalem Tegaskan Dukungan untuk SISKS Paku Buwono XIV

Jumat, 12 Jun 2026 22:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 22:09 WIB

Petisi yang dibacakan GKR Koes Moertiyah Wandansari dan disepakati sentonodalem trah Paku Buwono II hingga XIII menegaskan dukungan kepada SISKS Paku Buwono XIV…