Ungkap Toko Tekstil di Surabaya yang Atur Sholat Jumat Karyawan Digilir, Cak Ji: Koyok Arisan Ae

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wawali Armuji memediasi karyawan dan pemilik usaha (SC: Youtube Armuji)
Wawali Armuji memediasi karyawan dan pemilik usaha (SC: Youtube Armuji)

i

SURABAYA - Belum tuntas kasus CV Sentosa Seal milik Jan Hwa Diana, kini persoalan ketenagakerjaan di Surabaya kembali terungkap. Kali ini ada pengusaha yang membuat aturan sholat Jumat karyawan digilir. Menariknya, persoalan ini kembali diungkap Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Armuji.

Sepintas kasus ini mirip-mirip yang terjadi di CV Sentosa Seal, yakni sama-sama membatasi karyawan yang sholat Jumat. Perusahaan milik Jan Hwa Diana ini diduga memberlakukan denda Rp10.000 kepada karyawan yang sholat Jumat melebih batas waktu 20 menit.

Sedang perusahaan yang baru saja diungkap Armuji mengatur karyawannya sholat jumat bergiliran. Jika Jumat ini karyawan A ikut sholat Jumat, maka Jumat berikutnya dia tidak boleh Jumatan.

Kasus ini terungkap dari karyawan Toko D Fashion Textile & Taylor yang mengadu ke Armuji. Pejabat yang akrab disapa Cak Ji ini kemudian melakukan sidak, sekaligus menggelar mediasi. Bahkan, Armuji mengunggah proses mediasi itu di akun Instagram @cakj1 dan Channel Youtube Armuji.

Untuk membuktikan kebenaran laporan karyawan yang mengadukan adanya pengusaha di Surabaya yang membuat aturan sholat Jumat karyawan digilir, Armuji mendatang Toko D Fashion Textile & Taylor.

Kedatangan Cak Ji disambut pemilik toko. Tidak seperti saat sidak ke CV Sentosa Seal yang mendapat sambutan tak mengenakkan.

Prakas, pemilik toko tersebut mempersilakan Cak Ji duduk di sofa, yang kemudian menggelar mediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Si karyawan juga ikut hadir dalam mediasi tersebut.

Karyawan tersebut menceritakan dia di tempat usaha milik Prakas ini sebagai sales. Ia kemudian diminta membuat rekening bank untuk pembayaran gaji. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ternyata rekening milik si karyawan malah digunakan untuk operasional perusahaan.

"Saya bekerja sebagai sales dan diminta KTP buat buka rekening bank untuk gaji, tapi ternyata rekeningnya dipakai keperluan perusahaan untuk setor dan tarik uang di bank," kata karyawan tersebut

Karyawan ini juga mengungkapkan dia digaji di bawah UMK, yakni Rp 2.500.000 per bulan dengan jam kerja 12 jam setiap hari. Bahkan, karyawan ini mengaku tidak mendapat fasilitas BPJS dari tempatanya bekerja.

Yang mengejutkan, karyawan ini mengungkapkan sholat Jumat karyawan digilir secara bergantian setiap minggunya. Dibuat kelompok atau grup. Misalnya grup A minggu ini Jumatan, minggu depannya giliran grup B yang Jumatan. Begitu seterusnya.

"Iki ya opo ceritane kok sholat Jumat digilir," tanya Armuji kepada Prakas.

Alasan Pengusaha Atur Sholat Jumat Karyawan Digilir

Menjawab tudingan itu, Prakas membantah keterangan karyawannya itu. Ia mengatakan tidak melarang karyawan sholat Jumat.

"Semua yang dikatakan tidak benar, karena kita sistemnya bebas pak, karyawan bebas keluar masuk tidak ada ikatan kontrak," kata Prakas.

Namun setelah didesak Cak Ji, Prakas akhirnya mengungkapkan alasan mengapa sholat karyawan digilir.

"Kalau tidak saya gilir pak, kalau semuanya keluar tidak ada yang melayani pembeli. Makanya saya gilir," cetus Prakas.

Cak Ji kemudian memberikan pengertian kepada pengusaha tersebut. Harusnya karyawan wanita bisa berjaga saat karyawan laki-laki menjalankan ibadah sholat Jumat. Begitu juga dengan karyawan non-muslim.

"Yang namanya sholat Jumat itu nggak boleh digilir karena memang haknya. Artinya, yang kerja di sini ada laki-laki dan perempuan. Kalau perempuan kan nggak sholat Jumat. Begitu juga mungkin ada yang beda agama, tidak agama Islam," kata Cak Ji.

"Kalau haknya sholat Jumat digilir seperti itu, ya nggak boleh pak," tandas orang nomor dua di Kota Surabaya ini.

Prakash kemudian menyampaikan alasan lainnya. Dirinya sudah memberikan fasilitas musholla di lantai 2 untuk karyawan yang menjalankan ibadah sholat.

"Maksudnya kan gini, kalau Jumat mereka keluar. Kita juga ada musholla di atas, silakan. Kita nggak melarang," cetus Prakas.

"Jumatan itu nggak isok nang musholla bos. Namanya sholat Jumat itu di masjid. Bukan di musholla. Kalau model digilir, lhak koyok arisan ae. Jumatan itu haknya orang, kan cuma seminggu satu kali. Kalau sholat wajib lima kali, boleh di musholla," terang Cak Ji kepada pengusaha tersebut. (*)

Berita Terbaru

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Janji Buka Suara, 15 Pertanyaan Publik Soal 4 Terduga Pengguna Sabu Masih Tunggu Jawaban

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Janji Buka Suara, 15 Pertanyaan Publik Soal 4 Terduga Pengguna Sabu Masih Tunggu Jawaban

Sabtu, 18 Jul 2026 20:33 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 20:33 WIB

SIDOARJO – Polemik dipulangkannya empat orang yang sebelumnya diamankan dalam dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Candi masih terus menyita p…

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

Sabtu, 18 Jul 2026 16:50 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:50 WIB

POLDA SULBAR- Memastikan ketersediaan sarana yang layak dan mendukung proses pendidikan serta pembentukan karakter calon Bhayangkara masa depan, Wakapolda…

Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah Bongkar Jaringan Sabu Palu-Topoyo, Begini Modusnya

Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah Bongkar Jaringan Sabu Palu-Topoyo, Begini Modusnya

Sabtu, 18 Jul 2026 15:20 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 15:20 WIB

MAMUJU TENGAH – Komitmen jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mamuju Tengah (Mateng), Polda Sulbar, dalam memberantas peredaran gelap n…

Karaton Surakarta Gelar Wilujengan Kholdalem ke-393 Sinuhun Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo

Karaton Surakarta Gelar Wilujengan Kholdalem ke-393 Sinuhun Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo

Sabtu, 18 Jul 2026 15:13 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 15:13 WIB

SURAKARTA – Karaton Surakarta Hadiningrat menggelar Wilujengan Kholdalem ke-393 Sinuhun Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo pada Sabtu Legi, 18 Juli 2026, b…

Lewat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Mamuju

Lewat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Mamuju

Sabtu, 18 Jul 2026 12:53 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:53 WIB

POLDA SULBAR - Program unggulan Ditlantas Polda Sulbar lewat “Polantas Karib” kembali hadir menyapa dan mengulurkan tangan bagi warga yang membutuhkan di Kota M…

Prediksi Skor Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Lamine Yamal dan Lionel Messi Jadi Sorotan

Prediksi Skor Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Lamine Yamal dan Lionel Messi Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Jul 2026 10:00 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 10:00 WIB

NEW JERSEY- Panggung pamungkas turnamen sepak bola termegah di dunia akhirnya resmi terbentuk. Dua raksasa sepak bola dari konfederasi berbeda, Spanyol dan…