Barbuk Tangkapan Narkoba 1,9 Ton Jadi 2 Ton, Lantamal IV Batam dan BNN Timbang Ulang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lantamal IV, BNNI RI, BNN Kepri dan PT Pegadaian menimbang ulang barang bukti hasil tangkapan kokain dan sabu yang digagalkan di Perairan Selat Durian, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau pada Selasa (13/5/2025). (Foto: TNI AL)
Lantamal IV, BNNI RI, BNN Kepri dan PT Pegadaian menimbang ulang barang bukti hasil tangkapan kokain dan sabu yang digagalkan di Perairan Selat Durian, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau pada Selasa (13/5/2025). (Foto: TNI AL)

i

BATAM - Lantamal IV dan BNN RI menimbang ulang barang bukri (barbuk) hasil tangkapan narkoba jenis kokain dan sabu seberat 1,9 ton yang digagalkan di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau pada Selasa (13/5/2025) lalu. Timbang ulang barang bukti narkoba itu melibatkan BNN Kepri dan PT Pegadaian.

Danlantamal IV Batam Laksamana Pertama (Laksma) TNI Berkat Widjanarko mengatakan proses pelimpahan perkara, barang bukti narkoba harus ditimbang ulang untuk mengetahui berat pastinya.

“Maka perlu dilakukan proses penimbangan ulang secara bersama dengan stakeholder terkait,” kata Laksma TNI Berkat Widjanarko, dalam keterangan TNI AL, Minggu (18/5/25).

Ia mengatakan penangkapan penyelundupan narkoba jenis kokain dan sabu ini merupakan prestasi tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia.

Hasil tangkapan itu lebih besar dari penggagalan penyelundupan narkoba yang pernah digagalkan TNI AL sebelumnya.

Dari hasil timbang ulang, diperoleh hasil fantastis yaitu seberat 2.061.293 gram atau 2 Ton 61 Kilo 293 gram yang mulanya seberat 1.9 ton.

Jumlah tersebut dapat menyelamatkan sebanyak 16.731.615 jiwa generasi bangsa.

Jika diasumsikan dengan nilai rupiah dengan total nilai narkotika yang diamankan TNI AL yaitu senilai Rp7.5 Triliun.

Penimbangan ulang ini juga melibatkan Kepala BNN RI Komjen Pol Dr. Marthinus Hukom yang sekaligus melakukan pemeriksaan ulang barang bukti narkotika.

Dikesempatannya, Marthinus juga membahas terkait kendala yang dihadapi dalam penimbangan ulang barang bukti tersebut.

TNI AL terus memperketat pengawasan di perairan Indonesia khususnya jalur-jalur rawan yang kerap dimanfaatkan para sindikat internasional untuk melancarkan aksi penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan perairan NKRI.

Pengawasan ekstra ini merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, sebagai implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo untuk memberantas peredaran narkoba. (*)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …