Terima Banyak Keluhan dari Dapil, Adies Kadir Telpon Dirjen PHU: Tuntaskan Kartu Nusuk!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Adies Kadir saat melakukan peninjauan ke Pemondokan Haji Kloter/Khalifah Surabaya 16 Sektor 9 di Hotel Safwat Almiead 916, di Makkah pada Selasa (3/6/2025). (Foto: dpr.go.id)
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Adies Kadir saat melakukan peninjauan ke Pemondokan Haji Kloter/Khalifah Surabaya 16 Sektor 9 di Hotel Safwat Almiead 916, di Makkah pada Selasa (3/6/2025). (Foto: dpr.go.id)

i

MAKKAH– Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Adies Kadir gerak cepat atau gercep langsung menghubungi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI guna memastikan distribusi Kartu Nusuk bagi jemaah haji Indonesia asal Surabaya dan Sidoarjo yang belum menerima dokumen penting tersebut menjelang puncak ibadah haji di Armuzna, Rabu (4/6/2025).

Adies yang juga merupakan Wakil Ketua DPR RI itu melakukan peninjauan langsung ke Pemondokan Haji Kloter/Khalifah Surabaya 16 Sektor 9 di Hotel Safwat Almiead 916, di Makkah pada Selasa (3/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, ia menerima keluhan bahwa lebih dari 25 jemaah dari daerah pemilihannya belum menerima Kartu Nusuk yang menjadi syarat utama untuk dapat melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kartu Nusuk ini sekarang sangat penting. Tanpa itu, jemaah tidak bisa masuk Masjidil Haram, tidak bisa bergerak ke Armuzna, bahkan tidak bisa melaksanakan haji,” kata Politisi Fraksi Partai Golkar ini dikutip dari laman resmi dpr.go.id.

Adies menyatakan bahwa dirinya telah meminta data jemaah yang belum mendapatkan kartu tersebut, dan langsung menelepon Dirjen PHU agar penyelesaiannya diprioritaskan sebelum batas waktu pukul 20.00 malam hari itu. Jika kartu belum tersedia hingga waktu yang ditentukan, Adies mendesak agar pemerintah segera mencetak dan mendistribusikannya sendiri.

“Saya minta supaya siang atau sore ini, khusus untuk kloter 16 yang tinggal di Hotel 914, semuanya sudah pegang Kartu Nusuk. Kalau tidak, mereka bisa tidak berangkat dan ini kasihan,” ujarnya.

Selain soal kartu, Adies juga menegaskan pentingnya pola pemberangkatan jemaah haji ke Armuzna berdasarkan lokasi hotel atau tempat tinggal saat ini, bukan berdasarkan syarikah atau perusahaan layanan haji. Hal itu, tegasnya, sudah menjadi kesepakatan dalam rapat Timwas Haji DPR RI bersama Kementerian Agama sehari sebelumnya.

“Jangan sampai jemaah yang sudah menyatu di satu hotel justru dipisahkan lagi karena alasan teknis syarikah. Ini menyulitkan jemaah, terutama lansia. Sudah terpencar-pencar sejak awal karena masalah visa dan pembagian syarikah, jangan dipisah lagi,” tegas politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Ia menambahkan, sistem syarikah yang berlaku tahun ini dinilai menyebabkan banyak keluarga terpecah penempatannya karena keterlambatan visa atau Kartu Nusuk. Oleh karena itu, Adies meminta agar pola pemberangkatan kolektif berdasarkan tempat tinggal menjadi solusi demi ketertiban dan kenyamanan jemaah.

“Kita tidak sedang di negara kita sendiri. Jangan sampai jemaah kita jadi korban karena pengelolaan yang tidak rapi,” tutupnya. (*)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…