Cak Ta'in Dukung Polresta Barelang Usut Tuntas Dugaan Korupsi Retribusi Sampah DLH Batam

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kelompok Diskusi Anti 86 mendukung upaya Polresta Barelang selidiki dugaan korupsi retribusi sampah DLH Batam
Kelompok Diskusi Anti 86 mendukung upaya Polresta Barelang selidiki dugaan korupsi retribusi sampah DLH Batam

i

BATAM - Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari SS mendukung upaya Polresta Barelang selidiki dugaan korupsi retribusi sampah DLH Batam. Dia berpesan agar kasus tersebut diusut tuntas.

"Kita dukung penuh Polresta usut dugaan penyelewengan retribusi sampah DLH Batam. Potensinya sangat besar, tapi tidak pernah ada transparansi selama ini," kata Cak Ta'in kepada media Selasa (29/7)

Menurut Cak Ta'in, pihaknya siap memberikan masukan jika dibutuhkan oleh penyidik Polresta. Secara kasat mata potensi pendapatan daerah dari retribusi sampah itu cukup besar, tapi angkanya selalu minim, dan tidak pernah transparan ke publik. Jadi kalau kasus tersebut masuk proses hukum tentu semua pihak akan apresiasi Polresta Barelang.

"Tapi harus serius sampai tuntas. Termasuk kalau ternyata korupsinya menyeret para politisi. Tidak boleh berhenti dan jangan berhenti." tegasnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, persoalan sampah menjadi masalah yang dihadapi oleh Walikota Batam yang harusnya menjadi skala prioritas untuk dibereskan. Faktanya gebrakan yang dilakukan di awal pemerintahan Amsakar Ahmad - Li Claudia Chandra tidak sesuai ekspektasi dan harapan masyarakat. Penanganan sampah masih amburadul, di beberapa titik sering terjadi penumpukan yang mengganggu lingkungan, selain merusak pemandangan juga menyebarkan bau busuk.

"Saat pengukuhan Amsakar-Claudia di Paripurna DPRD Batam, spontan telah dibeli puluhan unit truk untuk pengangkut sampah, tapi kendaraan itu tidak terlihat hilir mudik lagi mengangkut sampah. Termasuk sayembara bagi warga yang bisa menangkap basah orang yang buang sampah sembarangan dengan memfoto dan memvideokan akan diberi imbalan Rp. 5 juta, seolah cuma jadi retorika semata," urainya.

Persoalannya, lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu, meskipun sampah masyarakat diangkut sekedar nya oleh petugas, tapi retribusi rutin dipungut setiap bulan. Cuma pendapatan dari retribusi sampah itu seperti siluman tidak pernah diketahui publik berapa jumlahnya.

"Makanya penyusutan dugaan korupsi dari retribusi sampah perlu dituntaskan. Kalau soal sampah tuntas, kita akan dorong soal dugaan korupsi dari parkir, dan pajak-pajak daerah lainnya," pungkasnya. ***

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami fakta persidangan terkait dugaan aliran uang kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR. Tujuannya u…