Di Ruang Fraksi PSI, Jeritan Warga Karangan Menggema: Jangan Rampas Tanah Kami

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi PSI Josiah Michael bersama warga Karangan, Kelurahan Sawunggaling
Ketua Fraksi PSI Josiah Michael bersama warga Karangan, Kelurahan Sawunggaling

i

SURABAYA, Bacasaja.id – Di ruang Fraksi PSI DPRD Surabaya terasa lebih hangat dari biasanya. Sejumlah warga Karangan, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, duduk berjajar. Raut wajah mereka tegang. Mereka datang bukan untuk basa-basi, melainkan membawa keresahan yang sudah lama mengganjal: tanah yang mereka huni diklaim sebagai aset PT Pertamina.

Afandi, mantan Ketua RW 01 yang memimpin rombongan, membuka pembicaraan dengan suara bergetar namun tegas. Di tangannya, beberapa lembar fotokopi surat resmi ditunjukkan kepada Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya, Dr. Josiah Michael, SH., MH.

“Ini buktinya. Pertamina menyurati BPN, meminta agar proses sertifikat tanah kami dihentikan. Bagaimana nasib kami kalau tanah ini diambil?” katanya siang itu, Rabu (24/9/2025).

Warga lain, Rudi Makatita dan Bambang Wiliarto, mengangguk setuju. Mereka merasa terpojok. Bagi mereka, tanah itu bukan sekadar aset, melainkan tempat hidup, tempat anak-anak mereka dibesarkan.

Josiah Michael menyimak dengan serius. Sesekali ia mengangguk, lalu berbicara menenangkan warga. “Saya paham perasaan panjenengan semua. Komisi C sudah membentuk tim khusus untuk mengawal masalah ini. Jangan khawatir, dewan akan memback-up warga agar tidak dirugikan,” ujarnya mantap.

Suasana ruang fraksi sejenak terasa lega. Namun, Afandi tetap mengingatkan bahwa warga bisa marah bila terus ditekan. “Mentang-mentang BUMN, jangan seenaknya. Kami hanya minta keadilan,” serunya.

Kasus ini bukan hanya dialami warga Karangan. Beberapa kawasan lain seperti Darmo Hill, Kris Kencana, Wonosari, dan Sawahan juga menghadapi persoalan serupa. Berdasarkan surat BPN Jatim No. 1914/3003580/XI/2010, sebagian bidang tanah di kawasan itu memang tercatat atas nama De Bataafsche Petroleum Maatschappij—pendahulu Pertamina—tetapi status kepemilikan sahnya masih menunggu konfirmasi resmi dari perusahaan negara tersebut.

Pertemuan itu diakhiri dengan janji Josiah Michael untuk membawa aspirasi warga ke tingkat pembahasan yang lebih tinggi. “Kami akan kawal sampai tuntas. Tidak boleh ada warga Surabaya yang kehilangan haknya hanya karena birokrasi atau klaim sepihak,” tegasnya.

Suasana ruang fraksi sejenak terasa lega. Namun, Afandi tetap mengingatkan bahwa warga bisa marah bila terus ditekan. “Mentang-mentang BUMN, jangan seenaknya. Kami hanya minta keadilan,” serunya.

Kasus ini bukan hanya dialami warga Karangan. Beberapa kawasan lain seperti Darmo Hill, Kris Kencana, Wonosari, dan Sawahan juga menghadapi persoalan serupa. Berdasarkan surat BPN Jatim No. 1914/3003580/XI/2010, sebagian bidang tanah di kawasan itu memang tercatat atas nama De Bataafsche Petroleum Maatschappij—pendahulu Pertamina—tetapi status kepemilikan sahnya masih menunggu konfirmasi resmi dari perusahaan negara tersebut.

Pertemuan itu diakhiri dengan janji Josiah Michael untuk membawa aspirasi warga ke tingkat pembahasan yang lebih tinggi. “Kami akan kawal sampai tuntas. Tidak boleh ada warga Surabaya yang kehilangan haknya hanya karena birokrasi atau klaim sepihak,” tegasnya.

Di luar ruang fraksi, wajah-wajah warga terlihat sedikit lebih tenang. Setidaknya hari itu, ada yang mendengarkan jeritan mereka. (dims)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …