Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta, Ini Kata Menteri Kesehatan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budi Gunadi Sadikin
Budi Gunadi Sadikin

i

BACASAJA.ID - Di saat program vaksinasi dijalankan, penyebaran Covid-19 malah terus meningkat. Bahkan kasus positif Covid-19 di Indonesia nyaris menembus satu juta orang pada Senin (25/1/2021). Sejak kasus pertama terdeteksi pada 2 Maret 2020, kasus positif kini telah mencapai 999.256 orang terinfeksi virus asal Wuhan, China itu.

Penyebaran Covid-19 dengan angka kasusnya yang telah mencapai satu juta kasus mengindikasikan bahwa seluruh rakyat Indonesia bersama dengan pemerintah harus berkolaborasi dan bekerja sangat keras untuk mengatasi pandemi yang setidaknya melanda 215 negara di dunia.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut bahwa saat ini merupakan momentum bagi seluruh pihak untuk berduka atas kepergian keluarga, rekan, atau sahabat yang mungkin meninggalkan kita lebih dulu akibat pandemi ini.

Namun, di satu sisi lainnya, ini juga merupakan momentum tumbuhnya kesadaran seluruh pihak untuk bekerja ekstra keras menghadapinya.

"Angka ini membuat kita harus merenung dan ada dua momen penting yang harus kita sadari. Momen yang pertama adalah ini saatnya kita untuk berduka karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat. Momen kedua, kita juga harus sadar bahwa kita harus bekerja sangat keras sehingga pengorbanan yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan kita, terutama tenaga kesehatan, itu tidak sia-sia," ujar Menkes dikutip dari setneg.go.id, Rabu (27/1/2021).

Di tengah pandemi ini, para epidemiolog selalu menekankan satu hal utama yang harus dilakukan, yakni mengurangi laju penularan virus Covid-19. Hal inilah yang saat ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh pihak dan secara bersama-sama melakukannya secara konsisten dan terkoordinasi.

"Kita harus mengurangi laju penularan dari virus sehingga fasilitas kesehatan yang kita miliki tidak terlalu berat bebannya, memiliki waktu yang lebih banyak untuk merespons terhadap virus ini, dan bisa secara gradual terus mengurangi penularan virus ini sampai insyaallah suatu saat kita bisa menghilangkannya sama sekali," papar Menkes.

Untuk mengurangi laju penularan, terdapat dua hal yang harus dilakukan secara bersama-sama. Pertama ialah dengan berdisiplin menjalankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Sementara yang kedua ialah dengan melakukan pengujian, pelacakan, dan isolasi mandiri terhadap pasien yang terinfeksi Covid-19 beserta pihak lain yang melakukan kontak erat.

Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa pihaknya di Kementerian Kesehatan akan berupaya sangat keras untuk melakukan identifikasi, pelacakan terhadap kontak erat, dan menyiapkan tempat isolasi mandiri yang aman agar pasien yang telah terpapar oleh virus dapat pulih tanpa menulari keluarga atau rekan terdekat sekaligus mengurangi laju penularan.

"Kehidupan kita pascapandemi dan sebelum pandemi akan berbeda. Kita harus memastikan untuk mengingatkan diri kita sendiri, teman-teman kita, keluarga kita, dan seluruh rakyat yang ada di lingkungan kita agar kita disiplin protokol kesehatannya kita patuhi," imbuhnya.

Menkes memahami bahwa upaya besar tersebut memang teramat berat dan oleh karenanya membutuhkan kerja ekstra keras dan kebersamaan dari seluruh pihak. Namun, ia percaya bahwa apabila seluruh rakyat Indonesia bersatu, maka persoalan apapun akan lebih mudah untuk diatasi.

"Saya percaya bahwa seluruh rakyat Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar untuk bisa melakukan ini bersama-sama. Kalau seluruh rakyat Indonesia dapat bersatu saya yakin apapun masalahnya dapat kita atasi bersama," pungkas Menkes. (setneg)

Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …