Gerindra Soroti Tiga Raperda Strategis Surabaya, Minta Regulasi Tak Sekadar Formalitas

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati
Ketua Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati

i

SURABAYA — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya memberikan apresiasi terhadap tiga Raperda strategis yang dibahas dalam rapat paripurna, Kamis (20/11). Ketua Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati, menegaskan bahwa fraksinya tidak ingin regulasi hanya hadir sebagai dokumen formal tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap Raperda harus memastikan kepastian pelayanan publik dan memberi manfaat langsung bagi warga Surabaya. Itu garis tegas Gerindra,” ujarnya di hadapan pimpinan dewan, Sekda Kota Surabaya, serta jajaran perangkat daerah.

1. Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan: isu kesetaraan gender harus lebih tegas penanganannya.

Fraksi Gerindra menyoroti bahwa isu perempuan kerap berhenti pada wacana. Karena itu, Ajeng meminta Pemkot memperkuat:

  • Koordinasi antar-OPD agar layanan perlindungan perempuan berjalan cepat dan responsif.
  • Program pemberdayaan yang konkret: pelatihan, akses permodalan, hingga ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah.
  • Instrumen perlindungan yang lengkap, mulai rumah aman, bantuan hukum, dukungan psikologis, hingga mekanisme pelaporan yang mudah.
  • Edukasi publik yang berkelanjutan, bukan program musiman.

“Perlindungan perempuan tidak boleh hanya menjadi regulasi. Realisasinya harus kasat mata dan terukur,” tegasnya.

2. Pelindungan Masyarakat dalam Kepemilikan Rumah dan Rusun: Warga Harus Punya Kepastian

Pada Raperda mengenai kepemilikan hunian, Gerindra menekankan perlunya:

  • Keterbukaan informasi pembangunan perumahan.
  • Kepastian hukum bagi warga yang ingin memiliki rumah maupun unit rusun.

Ajeng mengingatkan bahwa persoalan hunian merupakan salah satu sumber sengketa publik terbesar jika pemerintah tidak hadir secara tegas.

  • Perlindungan konsumen dan standar keselamatan bangunan menjadi isu penting bagi surabaya yang rawan genangan.
  • Mendorong keberpihakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah

3. Revisi Perda Pelepasan Aset Pemkot: Transparansi Harga Mati

Menyinggung perubahan Perda 16/2014 tentang pelepasan aset, Gerindra menegaskan bahwa:

  • Transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip absolut dalam pengelolaan aset daerah.
  • Mekanisme pelepasan aset harus tertib, terkontrol, dan tidak membuka celah penyimpangan.
  • Setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi, politik, dan moral.

“Jangan terjadi lagi penguasaab ilegal atau sengketa berkepanjangan,” tegas Ajeng.

Di akhir pandangannya, Fraksi Gerindra menyatakan mendukung tiga Raperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut, namun menekankan bahwa dukungan itu dan mengkawal sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami setuju, tetapi proses pembahasannya harus patuh aturan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Itu komitmen politik kami,” ujar Ajeng.

Gerindra juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam penyampaian terdapat kekhilafan, dan berharap pandangan fraksinya dapat memperkuat pondasi regulasi Kota Surabaya ke depan. (dims)

Berita Terbaru

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

JAKARTA- Istana Kepresidenan membantah klaim pemeriksaan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah harus mendapat izin Presiden terlebih dahulu. Penegasan tersebut…

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …