Herlina Harsono Njoto Minta Percepatan Pengendalian Banjir: Akhir Tahun Periode Paling Kritis

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto

i

SURABAYA - Menjelang masuknya puncak musim hujan pada Januari–Februari 2026, Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto memberikan penegasan keras kepada jajaran perangkat daerah agar mempercepat seluruh pekerjaan fisik yang berhubungan dengan penanganan banjir.

Ia menekankan bahwa rentang waktu November–Desember merupakan fase paling menentukan untuk memastikan infrastruktur benar-benar siap menghadapi intensitas hujan yang diperkirakan meningkat signifikan.

“Setiap tahun kita menghadapi masalah genangan. Namun tahun ini, pola hujan diprediksi lebih ekstrem, sehingga seluruh proyek fisik harus dipastikan selesai. Tidak boleh ada hambatan di lapangan,” tegas Herlina dalam keterangannya, Minggu (23/11).

Soroti Rumah Pompa, Saluran Primer–Sekunder, hingga Box Culvert

Herlina merinci bahwa beberapa pekerjaan menjadi perhatian utama Komisi C, di antaranya:

Pembangunan dan optimalisasi rumah pompa di wilayah-wilayah yang menjadi kantong genangan.

Pelebaran saluran primer dan sekunder, termasuk titik-titik yang selama ini mengalami penyempitan akibat sedimentasi.

Pembangunan box culvert untuk memperlancar aliran air di kawasan padat penduduk.

Normalisasi saluran lingkungan yang sering tersumbat karena sampah maupun vegetasi liar.

Menurutnya, seluruh perangkat daerah terkait — khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga — harus memastikan tidak ada proyek yang tertunda di menit-menit akhir.

“Pengerjaan yang molor hanya akan menunda masalah. Ketika hujan deras datang, warga yang menanggung dampaknya. Ini soal keselamatan, bukan sekadar administrasi proyek,” ujarnya.

Instruksi Pengawasan Ketat di Titik Rawan

Politisi perempuan ini menegaskan bahwa Komisi C akan memperketat pola pengawasan di lapangan, terutama di kawasan yang secara historis menjadi langganan banjir, seperti:

  • Koridor tengah kota yang terhubung ke Kalidami,
  • Kawasan timur menuju Kalibokor dan Wonorejo,
  • Wilayah Surabaya selatan yang sering mengalami kenaikan tinggi muka air.


“Tim kami sudah memetakan sejumlah titik yang harus mendapat intervensi cepat. Jika ditemukan progres tidak sesuai target, kami tidak segan meminta penjelasan langsung kepada pelaksana maupun OPD terkait,” tambahnya.

Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Herlina menekankan bahwa kesiapan infrastruktur pengendalian banjir bukan semata soal kenyamanan kota, tetapi menyangkut keselamatan ribuan warga yang tinggal di daerah rendah maupun dekat bantaran sungai.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika hujan mencapai puncaknya, fasilitas pengendalian banjir sudah bekerja penuh. Warga tidak boleh dibiarkan menghadapi genangan yang berulang setiap tahun,” tegasnya.

Komisi C Siap Kawal Hingga Awal Tahun

Menutup pernyataannya, Herlina memastikan Komisi C DPRD Surabaya akan terus mengawal proses percepatan ini hingga memasuki awal tahun 2026.

“Pemantauan ini tidak akan berhenti sampai seluruh proyek berjalan sesuai jadwal. Ini komitmen kami untuk melindungi warga dan memastikan Surabaya siap menghadapi musim hujan,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…