Warga Perumahan Griya Benowo Indah Tolak Pembangunan Mess, Camat Pakal Turun Tangan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penurunan benner disaksikan Forkopimcam Pakal (Foto: petisi.co)
Penurunan benner disaksikan Forkopimcam Pakal (Foto: petisi.co)

i

SURABAYA - Warga di wilayah RT 5 RW 13 di Perumahan Griya Benowo Indah (GBI) Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal, menolak pendirian rumah mess, mahasiswa praktek, dengan memasang banner di beberapa titik lokasi perumahan.

Pemasangan banner oleh warga ini menjadi topik pembahasan di media sosial yang telah menyebar dan rawan menimbulkan konflik.

Camat Pakal Deddy Sjahrial mengkonfirmasi bahwa banner warga yang berisikan penolakan terhadap pembangunan rumah mess tamu tempat ibadah, mahasiswa praktek, telah diturunkan pada Sabtu (20/12/ 2025).

Keputusan ini diambil bersama Forkopimcam, Kapolsek, Danramil, dan lurah demi menjaga kondusifitas menjelang hari raya dan tahun baru.

“Supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan atau negatif pada momen jelang hari raya, kami sepakat meminta banner diturunkan dulu,” ujar Camat Deddy dikutip dari petisi.co, Senin (22/12/2025).

Sebelum menurunkan banner, pihak pemangku wilayah telah memohon izin kepada Ketua RT setempat, yang kemudian memberikan persetujuan.

“Kami punya tanggung jawab menjaga kondusifitas lingkungan, jadi saya, Kapolsek, dan Danramil berjaga, apalagi menjelang hari raya,” tambah Camat Pakal.

Mengenai apakah banner akan dipasang kembali setelah hari raya, Camat Deddy belum bisa memberikan kepastian.

Hal ini karena pihaknya akan mengadakan pertemuan bersama semua pihak terkait pada hari Selasa (23/12/2025) di Kecamatan Pakal. Undangan telah dikirimkan kepada pengurus, RW, RT, FKUB, dan Bakesbangpol.

“Permasalahan ini sudah ada sejak tahun 2015, mengenai pendirian rumah ibadah dan kesepakatan yang ada. Semua akan dibicarakan secara rinci pada pertemuan Selasa nanti, termasuk bagaimana pemangku wilayah akan menyikapinya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua RT 5 RW 13, Setia Agus membenarkan bahwa warga telah memasang banner yang isinya penolakan pembangunan rumah tinggal yang digunakan sebagai mess, tamu, mahasiswa praktek.

Menurut Setia Agus, hasil rapat warga, tidak menghendaki adanya mess, namun pengurus tetap akan melaksanakan pembangunan, sehingga warga memasang banner sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

“Ini bentuk aspirasi kami, ketika warga menolak, namun mereka tetap mau melaksanakan pembangunan mess,” jelasnya.

Setia menekankan, bahwa selama ini warga sangat toleransi pada peribadatan yang dilaksanakan. Warga selalu menghargai dan tidak pernah ada gangguan, walaupun di sekitar lokasi berbeda keyakinan.

Terkait undangan yang disampaikan kecamatan padanya, Setia Agus menyatakan akan menghadiri untuk menyampaikan suara warga pada pertemuan Forkopimcam dan pihak terkait lainnya.

“Selasa besok saya sebagai ketua RT diundang di Kecamatan, nanti akan kami sampaikan permintaan warga, kebetulan selama ini saya belum pernah ketemu muka dengan Pak Camat,” pungkasnya. (petisi.co)

 

Berita Terbaru

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

PROBOLINGGO – Salamul Huda resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Probolinggo Raya. Ia terpilih dalam M…

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menghadiri langsung kegiatan akbar olahraga masyarakat "Sulbar Fun Run 3" yang dipusatkan di …

Resmi Dibuka, Pemkot Surabaya Ajak Warga Nikmati Ratusan Karya Seni Kontemporer di ARTSUBS 2026

Resmi Dibuka, Pemkot Surabaya Ajak Warga Nikmati Ratusan Karya Seni Kontemporer di ARTSUBS 2026

Minggu, 20 Sep 2026 10:03 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:03 WIB

SURABAYA- Pameran seni kontemporer ARTSUBS 2026 kembali dibuka di Balai Pemuda, Kota Surabaya, pada Sabtu (19/9/2026). Dalam pameran bertajuk “Border, T…

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…