Diskotek Black Owl Kembali Disorot DPRD Surabaya, Terkait Lemahnya Pengawasan Usia Pengunjung

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ais Shafiyah Asfar
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ais Shafiyah Asfar

i

SURABAYA  - DPRD Kota Surabaya menaruh perhatian serius terhadap dugaan pelecehan anak yang terjadi di tempat hiburan malam Black Owl. Kasus ini dinilai sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan terhadap akses pengunjung, khususnya potensi masuknya anak di bawah umur ke lokasi hiburan malam.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ais Shafiyah Asfar yang akrab disapa Ning Ais, menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak bisa dipandang sebagai insiden biasa. Ia menilai adanya celah serius dalam sistem pengamanan dan verifikasi usia pengunjung yang seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pengelola tempat usaha.

“Tempat hiburan malam jelas memiliki batasan usia. Jika sampai ada anak di bawah umur yang bisa masuk, apalagi kemudian muncul dugaan pelecehan, ini menandakan ada kelalaian yang sangat fatal,” tegas Ning Ais, Selasa (13/1).

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas terkait harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan dan standar operasional pengawasan di seluruh tempat hiburan malam. Ia menekankan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pelaku usaha.

Ning Ais juga mendorong agar kasus ini diusut secara transparan dan berpihak pada kepentingan korban. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa pandang bulu jika ditemukan unsur pidana maupun pelanggaran administratif.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang. Anak-anak harus dilindungi dari ruang-ruang yang jelas tidak diperuntukkan bagi mereka. Jika terbukti ada pelanggaran, sanksinya harus tegas, termasuk pencabutan izin usaha,” ujarnya.

Komisi D DPRD Surabaya, lanjut Ning Ais, akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta berkoordinasi dengan OPD terkait guna memastikan tidak ada lagi celah yang memungkinkan anak di bawah umur masuk ke tempat hiburan malam di Kota Pahlawan.

Kasus dugaan pelecehan ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pengelola tempat hiburan agar tidak abai terhadap aturan, serta menempatkan keselamatan dan perlindungan anak sebagai prioritas utama. (dims)

Berita Terbaru

Antisipasi Risiko Gempa, Pemkot Surabaya Koordinasikan Pemasangan Sensor Monitoring Sesar

Antisipasi Risiko Gempa, Pemkot Surabaya Koordinasikan Pemasangan Sensor Monitoring Sesar

Sabtu, 12 Sep 2026 20:56 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 20:56 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengoordinasikan rencana pemasangan alat sensor monitoring untuk memantau aktivitas sesar yang melintasi Kota…

Samling Polantas Polda Sulbar Hadir Mudahkan Urusan Administrasi dan Berbagi Minyak Goreng untuk Warga Taat Pajak

Samling Polantas Polda Sulbar Hadir Mudahkan Urusan Administrasi dan Berbagi Minyak Goreng untuk Warga Taat Pajak

Sabtu, 12 Sep 2026 14:02 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 14:02 WIB

POLDA SULBAR - Pelayanan samsat keliling (Samling) kembali hadir mendekatkan diri kepada masyarakat, kali ini menyasar Kecamatan Tommo, tepatnya di Kantor Desa…

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membuka peluang memeriksa pengusaha rokok Muhammad Suryo dalam pengembangan sejumlah perkara yang ditangani…

Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Sabtu, 12 Sep 2026 10:14 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:14 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmennya untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan transparan.…

Bantu Warga Tak Berpenghasilan, Pemkot Surabaya Siapkan 2.738 Loker Gandeng 39 Perusahaan

Bantu Warga Tak Berpenghasilan, Pemkot Surabaya Siapkan 2.738 Loker Gandeng 39 Perusahaan

Sabtu, 12 Sep 2026 10:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga Desil 1-3 usia produktif yang belum memiliki pendapatan tetap. Pemkot melalui…

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

PB XIV Hangabehi membantu warga Wonogiri, sebanyak 75 ribu liter air bersih disalurkan di Gunung Kukusan.…