Penyelidikan Video Viral Seret Gustian Riau di Batam Terkendala Barang Bukti, Ini yang Dilakukan Polda Kepri

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
tangakapan layar video pejabat Batam yang viral
tangakapan layar video pejabat Batam yang viral

i

BATAM - Proses penyelidikan kasus dugaan asusila yang menyeret pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Gustian Riau, di Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, terkendala barang bukti.

Pelapor belum menyerahkan barang bukti utama handphone dan video. 

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Mahari, mengatakan kasus ini masih berada pada tahap pengaduan masyarakat (LPM). 

Polisi belum dapat meningkatkan penanganan status perkara karena belum terpenuhinya alat bukti

Untuk memastikan apakah video tersebut asli atau hasil rekayasa (AI/editan), tentu ada proses yang harus dilalui. Kendala utama saat ini adalah barang bukti handphone belum kami terima,” ujar Arif Mahari ditemui di Gedung Krimsus Polda Kepri di Nongsa, Batam, Selasa (13/1/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan awal, handphone yang digunakan dalam peristiwa tersebut telah dijual. Penjualan handphone dilakukan oleh seseorang atas izin dari pemiliknya.

"Yang bersangkutan mengakui, meminta orang lain untuk menjualkan handphonenya. Karena itu, kami akan mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada orang yang disuruh menjual handphone, untuk mengetahui dijual ke mana dan bagaimana prosesnya,” ungkap Mahari.

Arif menegaskan, meski barang bukti belum ada, proses penanganan perkara tidak berhenti. Pihak kepolisian masih berupaya menelusuri keberadaan handphone tersebut agar dapat dilakukan pemeriksaan forensik digital

"Tanpa barang bukti, memang sulit untuk memastikan secara teknis. Tapi penanganan kasus tetap berjalan. Kami berupaya agar handphone itu bisa ditemukan kembali,” katanya.

Terkait motif, polisi menyebut adanya dugaan pemerasan. Berdasarkan pengakuan pelapor, oknum perempuan yang terlibat dalam video tersebut sempat meminta sejumlah uang.

Pengakuan sementara, awalnya diminta Rp60 juta, tapi tidak direspons. Kemudian jumlahnya diturunkan, namun tetap tidak ada uang yang dikirimkan. Mereka saling kenal dan memiliki hubungan, tetapi ini masih perlu pendalaman,” ungkap AKBP Arif.

Sementara itu, hasil pemeriksaan awal terhadap Gustian Riau, Mahari mengatakan  yang bersangkutan mengklaim video tersebut merupakan hasil editan.

"Yang bersangkutan sudah datang pemeriksaan pekan lalu, hari Jumat. Dalam pemeriksaan, Pengakuannya, wajah di video itu memang wajah dia, tetapi bagian tubuh lainnya disebut hasil editan. Namun ini masih klaim sepihak dan harus dibuktikan melalui forensik digital,” ujarnya.

Saat ini status yang bersangkutan masih sebagai pelapor, dan belum dinaikkan ke tahap penyelidikan (LP)

Pihaknya masih menunggu pemenuhan barang bukti serta hasil klarifikasi lanjutan.

"Akan ada pemeriksaan lanjutan. Masih menunggu, kita periksa kembali yang bersangkutan," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, video dugaan asusila yang memperlihatkan seorang pria diduga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam tengah melakukan video call dengan seorang wanita sambil memperlihatkan bagian sensitifnya beredar luas di media sosial, dan memicu keresahan publik.

Akibat kasus tersebut, Gustian Riau dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Kadisperindag Batam agar bisa fokus terkait kasus ini.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengeluarkan surat perintah pelaksana harian Nomor 698/100.3.5.3/BKPSDM/XII/2025 tertanggal 30 Desember 2025, yang menunjuk Ir. Suhar sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kadisperindag Batam menggantikan Gustian Riau. (Sumber: Tribun Batam).

Berita Terbaru

Gerindra Peringatkan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Kasus Mantan Jampidsus

Gerindra Peringatkan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

JAKARTA- Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, membantah klaim sepihak Hotman Paris Hutapea, pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, yang menyeret…

Heboh Dugaan Pelecehan Terhadap 26 Mahasiswi dan Dosen Perempuan, Unesa Proses 6 Mahasiswa

Heboh Dugaan Pelecehan Terhadap 26 Mahasiswi dan Dosen Perempuan, Unesa Proses 6 Mahasiswa

Minggu, 19 Jul 2026 20:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:01 WIB

SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Direktorat Pencegahan dan Penanganan Isu S…

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Minggu, 19 Jul 2026 15:34 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:34 WIB

JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat…

Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Kondusif, Stok Bahan Pokok Aman dan Perkuat Antisipasi Karhutla

Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Kondusif, Stok Bahan Pokok Aman dan Perkuat Antisipasi Karhutla

Minggu, 19 Jul 2026 11:39 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:39 WIB

MAMUJU– Kepolisian Daerah Sulawesi Barat terus mengoptimalkan langkah preventif dan pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, s…

Jaga Ketahanan Pangan, Polda Sulbar Perkuat Pendampingan Petani Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Jaga Ketahanan Pangan, Polda Sulbar Perkuat Pendampingan Petani Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 19 Jul 2026 11:35 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:35 WIB

MAMUJU– Komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Sejalan dengan Asta C…

Polisi Humanis Hadir Setiap Hari, Polda Sulbar Buktikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Polisi Humanis Hadir Setiap Hari, Polda Sulbar Buktikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Minggu, 19 Jul 2026 11:31 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:31 WIB

MAMUJU- Wajah humanis Polri kembali terlihat melalui berbagai aksi nyata personel Polda Sulawesi Barat yang terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya …