Menteri Maruar Sirait Pastikan Lahan Rusun Subsidi Meikarta Disiapkan hingga 20 Hektare

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait

i

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Jawa Barat. Total lahan tersebut di dua titik lahan yang telah dialokasikan, masing-masing berukuran 10 hektare untuk proyek tersebut.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyebut kedua lokasi memiliki potensi yang strategis untuk dikembangkan. Menurutnya kawasan ini berada dekat dengan akses jalan tol dan kawasan industri.

“Kalau dari sini ke kawasan industri kira-kira 2,5 kilometer. Kalau dari titik yang pertama tadi lebih dekat ya 2 kilometer, dari sana jalan sekitar 20–30 menit,” kata Menteri Ara saat meninjau lokasi yang akan dibangun rusun di Meikarta, Sabtu 17 Jnauari 2026.

Menurutnya, kedekatan dengan akses transportasi dan pusat aktivitas ekonomi menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan lokasi ini. Ia juga menegaskan, lahan yang disiapkan telah dipastikan ‘clear and clean’ serta tidak berada di area persawahan. 

Kalau sawah tentu tidak boleh, itu sudah jelas. Kita akan bekerja sangat cepat sekali dan kita akan pastikan semua sesuai aturan.” ujarnya.

Selain luas lahan dan aksesibilitas, Kementerian PKP memetakan jarak rusun subsidi ke fasilitas publik. “Saya minta dipetakan berapa jauh ke tempat ibadah, sekolah, pasar, dan rumah sakit, termasuk akses transportasinya,” ujarnya.

MenteriPKP menegaskan, seluruh proses pembangunan akan dilakukan sesuai aturan dan prinsip kehati-hatian, termasuk memastikan status lahan yang digunakan bukan merupakan lahan sawah. “Kalau sawah tentu tidak boleh digunakan. Itu sudah pasti,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak terdapat persoalan hukum terkait pemanfaatan kawasan tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan lokasi itu dapat digunakan untuk mendukung program perumahan subsidi pemerintah.

"Dalam perkara dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta, KPK tidak melakukan penyitaan terhadap unit rumah susun tersebut," ucap Budi.  Budi menjelaskan, KPK dalam perkara tersebut hanya menyita aset dan uang yang diduga berasal dari suap. 

Serta, suap itu diberikan pihak swasta kepada Bupati Bekasi periode 2017–2022, Neneng Hassanah Yasin. Hingga kini, tidak ada penyitaan bangunan maupun unit rumah susun di kawasan Meikarta. (RRI)

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…