Ciputra Awali 2026 dengan Konsep Hunian Dua Fasad Bonus Toko

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya- Awal 2026 menjadi penanda dimulainya strategi baru Ciputra Group di sektor properti. Mereka memperkenalkan konsep hunian dengan dua fasad di kawasan CitraLand Driyorejo CBD yang dirancang untuk mengakomodasi fungsi tempat tinggal sekaligus aktivitas komersial tanpa saling mengganggu.

Direktur Ciputra Group Dr. Ir. D. Agung Krisprimandoyo, M.M. mengatakan, kondisi pasar properti tahun ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang cukup kuat. Oleh arena itu, Ciputra Group mulai menghadirkan produk dengan konsep yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di CitraLand Driyorejo CBD, Ciputra meluncurkan tipe Alexander, hunian komersial dengan tiga lantai dan satu attic yang berdiri di atas lahan seluas 126 meter persegi. Bangunan seluas total 265 meter persegi ini memiliki tiga kamar tidur utama ditambah satu kamar tambahan serta tiga kamar mandi utama dan satu kamar mandi tambahan.

“Lokasi menjadi faktor utama konsep ini. Satu sisi menghadap danau, sementara sisi lainnya menghadap jalan komersial,” ujar Agung melalui keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Keunikan hunian ini terletak pada desain dua fasadnya. Fasad belakang yang menghadap kawasan komersial memungkinkan area tersebut difungsikan sebagai dua kios dengan akses terpisah, sementara area hunian tetap menghadap danau. Menurut Agung, konsep ini memberi fleksibilitas bagi penghuni yang ingin memanfaatkan properti sebagai tempat tinggal sekaligus sumber pendapatan.

General Manager CitraLand Driyorejo CBD Florentia Tisila menyebutkan, tipe Alexander saat ini ditawarkan terbatas hanya enam unit karena keterbatasan lahan yang langsung menghadap danau. Meski demikian, konsep serupa berpeluang dikembangkan di tahap berikutnya meski tanpa pemandangan danau.

“Konsep ini memberi peluang investasi, baik untuk usaha mandiri maupun disewakan. Karena itu, segmennya memang diarahkan untuk konsumen upgrade market, entrepreneur, dan generasi muda yang aktif,” jelas Florentia.

Selain hunian komersial, Ciputra juga memperkenalkan tipe Bertha yang lebih berorientasi pada fungsi hunian keluarga. Rumah dua lantai ini mengusung konsep open plan house dengan luas bangunan 142 meter persegi di atas lahan 112 meter persegi. Tipe Bertha memiliki empat kamar tidur dan tiga kamar mandi, sehingga dinilai cocok untuk keluarga yang membutuhkan ruang bersama yang lebih lega.

Sementara, Marketing Manager CitraLand Driyorejo CBD Moh. Arif menjelaskan bahwa pengembang juga menyiapkan sejumlah insentif pembelian untuk kedua tipe tersebut dalam periode terbatas. Insentif tersebut mencakup keringanan harga, fasilitas bebas PPN, hingga berbagai bonus penunjang hunian.

Menurut Arif, pengembangan kawasan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong minat konsumen. Selain kawasan komersial yang terintegrasi, CitraLand Driyorejo CBD juga melengkapi fasilitas gaya hidup seperti CBD Clubhouse yang menyediakan berbagai aktivitas olahraga dan kebugaran.

“Lokasinya yang hanya sekitar 700 meter dari Tol Surabaya–Mojokerto juga menjadi pertimbangan banyak konsumen. Kalau mau lihat detail bisa cek di IG  @citralanddriyorejocbd," ujarnya.

Dengan berbagai fasilitas kawasan seperti danau, area komersial, dan sarana rekreasi, pengembangan CitraLand Driyorejo CBD diarahkan untuk menghadirkan lingkungan hunian yang menggabungkan fungsi tempat tinggal dengan peluang pengembangan nilai properti.

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…