Aliansi Pelajar Surabaya Tolak Kebijakan Belajar Daring per April 2026, Ini 3 Sikap Tegasnya!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aliansi Pelajar Surabaya menyatakan penolakan tegas terhadap wacana kebijakan pemerintah Indonesia yang berencana menerapkan pembelajaran daring (belajar dari rumah)
Aliansi Pelajar Surabaya menyatakan penolakan tegas terhadap wacana kebijakan pemerintah Indonesia yang berencana menerapkan pembelajaran daring (belajar dari rumah)

i

SURABAYA - Aliansi Pelajar Surabaya menyatakan penolakan tegas terhadap wacana kebijakan pemerintah Indonesia yang berencana menerapkan pembelajaran daring (belajar dari rumah) mulai April 2026 sebagai bagian dari strategi penghematan energi nasional.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah tengah mengkaji penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan tujuan menekan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), melalui pengurangan mobilitas masyarakat. Kebijakan ini juga dikaitkan dengan strategi efisiensi lintas sektor yang akan mulai diberlakukan pada April 2026.

Namun, Aliansi Pelajar Surabaya menilai bahwa dasar argumentasi tersebut tidak sepenuhnya tepat dan berpotensi kontradiktif dengan realitas di lapangan.

Aliansi Pelajar Surabaya menyoroti bahwa tidak ada jaminan siswa akan benar-benar belajar dari rumah. Dalam praktiknya, siswa justru berpotensi belajar di luar rumah seperti di coffeeshop, ruang publik, atau tempat lainnya yang tetap menggunakan listrik serta fasilitas digital. Kondisi ini bahkan mendorong mobilitas tambahan karena siswa harus berpindah tempat menggunakan kendaraan berbahan bakar bensin.

Dengan demikian, tujuan penghematan energi justru berisiko tidak tercapai, bahkan berpotensi meningkatkan konsumsi energi secara tidak langsung.

Selain itu, Aliansi Pelajar Surabaya juga menilai bahwa kebijakan ini belum mempertimbangkan aspek kesiapan pelajar secara menyeluruh. Tidak semua siswa memiliki akses terhadap perangkat digital, jaringan internet yang memadai, maupun lingkungan belajar yang kondusif. Hal ini berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan.

Di sisi lain, Aliansi Pelajar Surabaya juga menegaskan bahwa pendekatan penghematan energi tidak bisa disederhanakan hanya melalui pengalihan sistem pembelajaran dari luring ke daring. Tanpa kajian komprehensif terhadap pola perilaku siswa, kebijakan ini berisiko menjadi tidak efektif dan salah sasaran.

“Kalau alasannya penghematan energi, kami justru melihat ada potensi kebijakan ini tidak efektif. Tidak ada jaminan pelajar akan benar-benar belajar di rumah. Realitanya, banyak yang akan mencari tempat lain seperti coffeeshop atau ruang publik yang tetap menggunakan listrik, bahkan menambah mobilitas,” ujar Bagus Ramadhan S (Ketua Aliansi Pelajar Surabaya 2021-2022)

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut berisiko hanya memindahkan pola konsumsi energi, bukan menguranginya.

Ketua Aliansi Pelajar Surabaya 2026–2027, M. Airlangga, juga menerangkan bahwa masih banyak hal yang harus diperhatikan sebelum PJJ benar-benar dilaksanakan. Ia memandang kebijakan ini tidak boleh dilakukan terburu-buru.

"Masih banyak yang harus diperhatikan, mulai dari kesiapan software dan hardware, hingga standarisasi pembelajarannya. Pertanyaannya, bagaimana pemerintah membatasi distraksi digital ? Bagaimana sekolah tetap berfungsi sebagai sekolah dan tidak terdistraksi ? Pemerintah harus menjamin pembelajaran tetap meaningful dan tidak sekadar menambah screentime yang berdampak buruk bagi pelajar. Ini harus menjadi concern serius pemerintah dan dibicarakan secara terbuka dengan stakeholder yang majemuk," ujar Airlangga.

Atas dasar tersebut, Aliansi Pelajar Surabaya menyatakan :

1. Menolak wacana pembelajaran daring dengan dalih penghematan energi yang tidak berbasis kondisi riil masyarakat.
2. Menilai bahwa kebijakan tersebut berpotensi kontraproduktif karena tetap mendorong konsumsi energi melalui mobilitas dan penggunaan fasilitas publik.
3. Mendesak pemerintah untuk menyusun kebijakan penghematan energi yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan mempertimbangkan perilaku sosial pelajar.

Aliansi Pelajar Surabaya menegaskan bahwa kebijakan publik, khususnya di sektor pendidikan, harus disusun secara rasional, terukur, dan tidak hanya berlandaskan asumsi. Penghematan energi harus dilakukan melalui pendekatan yang sistematis dan menyentuh akar persoalan, bukan sekadar memindahkan pola aktivitas tanpa solusi yang nyata. (*)

Berita Terbaru

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

POLDA SULBAR – Menanggapi musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga di Mamuju, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulbar bergerak c…

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

POLDA SULBAR  - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …