Ketua BEM UGM Diteror: Aliansi Pelajar Surabaya Khawatir Demokrasi Menyempit bagi Anak dan Pelajar

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Aliansi Pelajar Surabaya, Airlangga Perdana
Ketua Aliansi Pelajar Surabaya, Airlangga Perdana

i

SURABAYA - Aliansi Pelajar Surabaya menyatakan dukungannya terhadap Tiyo Ardianto, Ketua BEM KM Universitas Gadjah Mada, yang tengah menjadi sorotan publik usai menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah dan mengirim surat kepada UNICEF.

Ketua Aliansi Pelajar Surabaya, Airlangga Perdana, menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak fundamental dalam sistem demokrasi.

“Freedom of speech tidak boleh menjadi sekadar slogan, tapi fondasi republik. Kritik terhadap kebijakan publik, terlebih yang berdampak langsung terhadap pendidikan dan anak, adalah bagian dari hak vital yang harus dijaga. Hak anak-anak memang harus kita kawal bersama pemenuhannya,” ujarnya, Selasa (24/2/2026)

Ia juga mengecam teror atau intimidasi yang dialami Tiyo. Menurutnya, siapapun, dari manapun, dan dengan kepentingan apapun yang bertanggung jawab atas intimidasi harus ditindaklanjuti. Selain mencederai demokrasi, tindakan tersebut secara langsung mengancam hak anak untuk berpartisipasi dalam penyusunan kebijakan.

“Kalau yang bersuara diteror seperti ini, anak-anak dan pelajar bisa takut untuk menyampaikan pendapatnya. Itu jelas melanggar hak partisipasi mereka dalam kebijakan yang menyangkut hidupnya sendiri,” ujar Airlangga.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Aliansi Pelajar Surabaya menyampaikan bahwa setiap kebijakan, meskipun memiliki niat baik, tetap memerlukan evaluasi dan masukan publik secara terbuka dan konstruktif.

“Saya mengapresiasi kepedulian Mas Tiyo Ardianto terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Isu anak itu bukan isu kecil. Itu tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, bukan hanya mahasiswa, tapi kita semua.

Menanggapi Tiyo Ardianto yang menyurati UNICEF, Ketua Aliansi Pelajar Surabaya, Airlangga Perdana, berpandangan bahwa langkah tersebut adalah hal yang valid dalam kerangka demokrasi.

“Mas Tiyo juga telah menyampaikan keresahannya kepada pemerintah. Jadi ketika pandangan tersebut turut disampaikan kepada UNICEF sebagai lembaga internasional yang independen dan turut berperan dalam pendampingan serta penyusunan program MBG, hal tersebut merupakan bagian dari ruang partisipasi yang sah dalam demokrasi," ungkap dia

"Intinya sederhana. Kalau kepedulian justru dibalas dengan teror, berarti ada celah besar dalam pelaksanaan demokrasi kita,” tutupnya. (*)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…