Wujudkan Surabaya Kota Jasa, Wali Kota Eri Tekankan Transparansi Layanan Lewat Digitalisasi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

i

SURABAYA - Di masa kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi, Surabaya terus berkembang pesat. Berbagai inovasi telah dijalankan untuk pendidikan, kesehatan, meningkatkan kesejahteraan warga, hingga kemudahan berinvestasi. 

Agar program inovasi itu berjalan baik, Wali Kota Eri Cahyadi terus mendorong jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk turun langsung ke masyarakat. Tujuannya, yakni untuk mendengarkan secara langsung apa yang dibutuhkan warga, agar pelayanan publik di Kota Surabaya bisa semakin baik ke depannya. 

Wali Kota Eri ingin, Surabaya bisa menjadi “Kota Jasa” ke depannya. Oleh karena itu, ia meminta kepada jajarannya agar mengutamakan transparansi dalam setiap pelayanan yang berjalan di Kota Surabaya untuk meningkatkan kepercayaan publik.

“Kita itu adalah satu-satunya kota yang pendapatan asli daerahnya (PAD) terbesar di Indonesia, sekitar 75 persen PAD kita. Maka kehidupan kita itu berdasarkan kemampuan kita mencari PAD, ketika mencari PAD maka diperlukan transparansi dan kepercayaan,” kata Wali Kota Eri, Kamis (9/4/2026). 

Wali Kota Surabaya yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu berharap, dengan adanya transparansi secara tidak langsung akan meningkatkan PAD. Agar transparansi itu berjalan, ia menyebutkan, pemkot melakukan digitalisasi dalam setiap pelayanan publik.

“Ketika ada restoran, ketika ada hotel, maka jangan (datang) berdiri di hotel menunggu. Kalau seperti itu kan tidak ada rasa saling percaya. Maksud saya, bagaimana kita punya alat (digital) dan ditaruh di servernya, dan sekarang sudah berjalan untuk restoran yang level 4, lalu hotel bintang 5, 4, dan 3 sudah jalan, sehingga di akhir tahun 2025 PAD kita naik dari hotel itu Rp100 miliar,” sebut Cak Eri. 

Cak Eri menyampaikan, adanya transparansi dan digitalisasi di setiap pelayanan publik, secara tidak langsung juga akan meningkatkan kesejahteraan warganya. “Maka yang saya ingin bangun itu adalah ketika kita bisa bersama-sama sejahtera, dan membuat kita sadar bahwa yang mampu itu membantu yang tidak mampu. Dan kepercayaan kita, karena kita Kota Jasa maka semua orang yang berinvestasi di Surabaya ya pakai digitalisasi,” ujarnya. 

Tidak hanya menerapkan digitalisasi dalam pelayanan investasi saja, Cak Eri menerangkan, pemkot saat ini juga sedang konsen dengan penerapan digitalisasi parkir atau pembayaran parkir non tunai. Dirinya mengungkapkan, inovasi pembayaran parkir non tunai sebelumnya diserap dari usulan masyarakat. Saat ini, pembayaran parkir non tunai saat ini sedang dilakukan sosialisasi dan rencananya akan mulai diterapkan pada akhir April mendatang. 

“Kami konsen terus, karena warga Surabaya yang meminta dan saya juga minta tolong kepada warga Surabaya, hari ini harus berperan kalau bayar (parkir) ya non tunai. Jangan setelah mengusulkan, tapi bayar parkir tetap tunai,” tuturnya. 

Cak Eri menambahkan, sistem pembayaran parkir non tunai bukan sekadar untuk memudahkan masyarakat, akan tetapi juga sebagai bentuk transparansi pemkot dalam penyerapan PAD Kota Surabaya. “Maka uang PAD ini lah yang akan kita gunakan untuk kesehatan gratis, pendidikan gratis, untuk pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dibantu oleh warga, sehingga Surabaya ini bisa sejahtera,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti (Tahap II) atas nama Aseng dkk. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)…

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

SURABAYA- Penataan parkir dengan sistem gate di Jalan Tanjung Anom, Surabaya, menunjukkan hasil positif. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencatat…

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

SURABAYA – Menjelang ulang tahun ketiganya pada 8 Oktober 2026, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel menghadirkan pameran pernikahan atau wedding expo pada 2-3 Oktober 2…