Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital demi Kenyamanan Warga

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Parkir digital di Surabaya
Parkir digital di Surabaya

i

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menjawab kebutuhan layanan publik. Salah satu fokus utamanya adalah percepatan implementasi parkir digital non-tunai demi menciptakan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian yang konsisten mengawal berbagai program strategis di Kota Pahlawan, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Saya berterima kasih karena kepolisian terus mendukung dan bersinergi dengan pemerintah kota untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya,” kata Wali Kota Eri dikutip Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, salah satu program yang menjadi perhatian publik adalah penerapan parkir digital berbasis non-tunai. Kebijakan ini, kata dia, merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan sistem parkir yang lebih transparan dan akuntabel.

"Karena itu, saya bersama Kapolrestabes dan Forkopimda Kota Surabaya terus berupaya menjawab kebutuhan dan keinginan warga. Salah satunya melalui penerapan parkir digital berbasis non-tunai yang memang menjadi harapan masyarakat Surabaya," tegasnya.

Wali Kota Eri mengaku sempat terjadi dinamika di lapangan dalam implementasinya. Namun, berkat respons cepat aparat kepolisian, situasi dapat segera dikendalikan. “Ketika ada kejadian, kepolisian langsung turun bersama jajarannya dan alhamdulillah bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Ke depan, Pemkot Surabaya memastikan akan terus mengakselerasi penerapan parkir digital dengan dukungan penuh dari kepolisian. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pembenahan layanan publik berbasis teknologi di perkotaan.

"Keinginan warga Kota Surabaya menjadi perhatian utama kami. Salah satunya adalah penerapan parkir digital berbasis non-tunai yang memang diharapkan masyarakat, sehingga kami menjalankannya," jelasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan menyatakan bahwa pihaknya siap memperkuat dukungan, terutama dalam hal percepatan respons pelayanan kepada masyarakat. 

Ia menambahkan, tuntutan masyarakat terhadap layanan keamanan dan ketertiban terus berkembang, termasuk dalam isu-isu seperti implementasi parkir non-tunai.

"Karena itu, kepolisian berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan Pemkot Surabaya demi menciptakan situasi kota yang kondusif," pungkasnya. 

Sebagai informasi, hingga 10 April 2026, implementasi parkir digital di Surabaya telah melibatkan 616 petugas parkir yang tersebar di berbagai titik. Penerapan tersebut mencakup titik-titik utama seperti Balai Kota dan Taman Bungkul yang masing-masing didukung 10 petugas. Selain itu, Kawasan 1 melibatkan sekitar 114 petugas dan Kawasan 2 sebanyak 184 petugas.

Lebih lanjut, perluasan di ruas jalan juga menjadi fokus. Pada ruas jalan eksisting, terdapat sekitar 94 titik dengan dukungan petugas parkir yang tersebar di sejumlah koridor padat, di antaranya Jalan Kapasan, Krembangan, Kalimas Timur, Kembang Jepun, hingga kawasan Darmo dan Diponegoro.

Adapun pengembangan di ruas jalan baru mencakup sekitar 87 titik tambahan. Kawasan ini meliputi koridor strategis seperti Jemursari, Manyar, Dharmahusada, Kertajaya, hingga kawasan Ngagel dan sekitarnya yang menjadi simpul mobilitas tinggi warga.

Secara lebih rinci, implementasi parkir digital juga dibagi dalam beberapa zona. Kawasan 1 mencakup Zona 1 di ruas Blauran, Embong Malang, Tanjung Anom, dan Genteng Besar. Zona 2 berada di Kedungdoro, sementara Zona 3 meliputi Kedungsari, Tegalsari, hingga kawasan Taman Apsari.

Sementara Kawasan 2 mencakup Zona 4 di wilayah Jagalan dan Pengampon, Zona 5 di Praban hingga Kranggan, serta Zona 6 yang meliputi Gembong, Kusuma Bangsa, Ambengan, hingga Pecindilan.

Perluasan juga menjangkau Zona 7 yang mencakup koridor Undaan, Jimerto, hingga Genteng dan Ketabang, serta Zona 8 di kawasan Embong Kemiri, Embong Cerme, Urip Sumoharjo, hingga Kayun.

Selain itu, pengembangan terbaru juga menyentuh ruas-ruas strategis seperti Ahmad Yani, Barata Jaya, Ngagel, Kali Rungkut, hingga kawasan Samudera dan Kopi, yang memperkuat jangkauan sistem parkir digital di wilayah timur dan selatan kota. (*)

 

Berita Terbaru

Samling Polantas Polda Sulbar Hadir Mudahkan Urusan Administrasi dan Berbagi Minyak Goreng untuk Warga Taat Pajak

Samling Polantas Polda Sulbar Hadir Mudahkan Urusan Administrasi dan Berbagi Minyak Goreng untuk Warga Taat Pajak

Sabtu, 12 Sep 2026 14:02 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 14:02 WIB

POLDA SULBAR - Pelayanan samsat keliling (Samling) kembali hadir mendekatkan diri kepada masyarakat, kali ini menyasar Kecamatan Tommo, tepatnya di Kantor Desa…

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membuka peluang memeriksa pengusaha rokok Muhammad Suryo dalam pengembangan sejumlah perkara yang ditangani…

Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Sabtu, 12 Sep 2026 10:14 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:14 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmennya untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan transparan.…

Bantu Warga Tak Berpenghasilan, Pemkot Surabaya Siapkan 2.738 Loker Gandeng 39 Perusahaan

Bantu Warga Tak Berpenghasilan, Pemkot Surabaya Siapkan 2.738 Loker Gandeng 39 Perusahaan

Sabtu, 12 Sep 2026 10:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga Desil 1-3 usia produktif yang belum memiliki pendapatan tetap. Pemkot melalui…

Zona Club Milik Rasa Sayang Grup Gunakan Logo dan Seragam Polri untuk Promosi, Bentuk Pelecehan?

Zona Club Milik Rasa Sayang Grup Gunakan Logo dan Seragam Polri untuk Promosi, Bentuk Pelecehan?

Jumat, 11 Sep 2026 21:09 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:09 WIB

SURABAYA-  Pemandangan tak biasa terlihat dalam operasional salah satu tempat hiburan malam di Surabaya. Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan munculnya …

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

PB XIV Hangabehi membantu warga Wonogiri, sebanyak 75 ribu liter air bersih disalurkan di Gunung Kukusan.…