Tak Tahan Melajang, Jomblo 60 Tahun Nekat Kendat

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Polsek Rungkut saat melakukan olah TKP.
Petugas Polsek Rungkut saat melakukan olah TKP.

i

BACASAJA.ID - Memang terdapat banyak alasan yang bisa membuat orang nekat mengakhiri hidup. Namun siapa sangka, Oe Chen Lwee (60) nekat kendat (gantung diri) karena diduga tak kuat menahan malu lantaran belum berkeluarga.

Oe Chen Lwee menggantung dirinya sendiri dengan seutas tali rafia di ruang keluarga rumahnya di Jalan Rungkut Mapan. Sebelum mengeksekusi dirinya sendiri, Oe mengirimi adiknya pesan chat via aplikasi percakapan WhatsApp.

Isi dari pesan chat WhatsApp itu adalah niat sang kakak mengakhiri riwayat hidupnya sendiri. Dalam pesang chat itu, almarhum Oe berpesan supaya jenazahnya segera dikremasi supaya tidak menimbulkan aroma tak sedap.

"Nanti sore atau besok mohon dibantu segera urus kremasinya sebelum bau. Jangan khawatir ketularan Covid karena aku belum kena," pesannya kepada sang adik, Antonius Cahyadi, Senin (01/2/2021).

Mengetahui pesan mencurigakan seperti itu, Anton langsung meluncur ke rumah almarhum. Namun nahas, ketika dia sampai di rumah sang kakak, si empunya rumah sudah dalam keadaan tergantung di kusen pintu.

Terkait peristiwa bunuh diri ini, Kanit Reskrim Polsek Rungkut Iptu Joko Soesanto mengungkapkan, almarhum Oe diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Dengan begitu, aksi nekat bunuh dirinya itu tidak dapat dicegah oleh orang lain.

"Korban selama ini hidup seorang diri dan belum menikah. Korban gantung diri dengan menggunakan tali rafia di ruang tengah rumah," ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Gubeng ini. (jem/rga)

Tag :

Berita Terbaru

Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak

Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak

Kamis, 23 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 16:24 WIB

SURABAYA – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak. Hal itu disampaikan …

Wakapolda Sulbar Cek Alat Khusus Ditintelkam: Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Wakapolda Sulbar Cek Alat Khusus Ditintelkam: Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:38 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:38 WIB

Cek Peralatan Khusus Ditintelkam, Wakapolda Tekankan Pentingnya Transformasi Pelayanan Berbasis IT…

Sinergi Polantas Sulbar dan Babinsa: Bersama Wujudkan Generasi Muda yang Tertib dan Aman di Jalan Raya

Sinergi Polantas Sulbar dan Babinsa: Bersama Wujudkan Generasi Muda yang Tertib dan Aman di Jalan Raya

Kamis, 23 Jul 2026 13:26 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:26 WIB

POLDA SULBAR - Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban lalu lintas yang berkelanjutan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kali ini menjalin sinergi …

Dukung Revitalisasi, Karaton Surakarta dan Damkar Bersihkan Sarang Tawon Vespa

Dukung Revitalisasi, Karaton Surakarta dan Damkar Bersihkan Sarang Tawon Vespa

Kamis, 23 Jul 2026 13:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:20 WIB

Karaton Surakarta menggandeng Damkar Solo untuk mengevakuasi sarang tawon vespa demi keselamatan pekerja revitalisasi, abdi dalem, dan wisatawan.…

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…