OPINI: "Permainan" di Balik Megahnya Pasar Tembok, Ke Mana Sisa Lapak Kami?

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Revitalisasi pasar di Surabaya
Revitalisasi pasar di Surabaya

i

Oleh: Tri Widayanto

Slogan pembenahan fasilitas publik di Kota Pahlawan kembali dinodai oleh aroma amis dugaan praktik korupsi. Revitalisasi Pasar Tembok yang direncanakan rampung tanggal 11 Mei 2026 ternyata baru saja rampung 30 Mei 2026. Bangunan berdiri megah dengan fasilitas 180 stan baru, kini justru berubah menjadi panggung sandiwara yang mengorbankan rakyat kecil.

Logika publik pun dipaksa menerima kenyataan pahit. Dari total ratusan stan siap pakai, hanya 51 stan yang dialokasikan untuk pedagang luar yang jumlahnya 181 pedagang Pertanyaan besar yang menggelitik akal sehat kita adalah ke mana sisa 129 stan lainnya? Siapa yang sedang "bermain" di balik meja-meja kekuasaan?

AROMA AMIS KANTOR PD PASAR SURYA

Dugaan "permainan" jatah lapak ini seolah menemukan jawaban pembenarnya. Langkah tegas Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak yang menggeledah kantor PD Pasar Surya pada Senin (30/3/2026) lalu menjadi bukti sahih bahwa ada yang tidak beres di tubuh perusahaan daerah tersebut. 

Kasus ini bukan lagi sekadar desas-desus di warung kopi, melainkan telah resmi naik ke tahap penyidikan sejak 16 Maret 2026.

Kasi Intel Kejari Tanjung Perak, I Made Mahendra Iswara, secara blak-blakan mengonfirmasi bahwa penggeledahan dilakukan atas dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara atau daerah.

Modusnya terbilang usang, namun tetap terstruktur dan rapi.

SEWA GELAP TANPA KONTRAK 

Banyak ruang publik dan sudut-sudut tanah daerah kini bernyawa, dihidupkan oleh deretan stan yang menjajakan harapan dan usaha. Namun, di balik riuh roda ekonomi yang berputar di atas aset-aset milik pemerintah tersebut, ada sebentuk kesunyian hukum yang tertinggal; jemari para penggunanya merajut nafkah tanpa jalinan ikatan yang pasti, melangkah di atas tanah negara tanpa lembar sah perjanjian sewa yang mendasari.

KERUGIAN MILYARAN RUPIAH 

Kebocoran pendapatan daerah kini memasuki level mengkhawatirkan akibat maraknya praktik "liar" di lapangan. Dana segar yang semestinya mendongkrak kesejahteraan lokal justru menguap begitu saja. Estimasi kerugian ditaksir telah melompati angka ratusan juta hingga menembus miliaran rupiah. Jika sistem pengawasan tidak segera dibenahi, lubang hitam finansial ini akan terus menyedot habis potensi ekonomi yang dimiliki daerah.

MAIN BELAKANG : Skandal Pembagian Lahan Tanpa Prosedur Resmi

Istilah "bawah meja" tampaknya bukan lagi rahasia dalam pembagian stan dan lahan kosong saat ini. Prosedur resmi sengaja dilewati, negosiasi terbuka ditiadakan, dan aturan hukum seolah dianggap tidak ada. Ketika aset strategis dibagi-bagikan secara sepihak di ruang gelap, publik hanya bisa menonton hilangnya hak-hak mereka akibat kesepakatan rahasia para elite.

RAKYAT GIGIT JARI, OKNUM BERPESTA PORA

Sangat ironis melihat bagaimana sebuah pasar tradisional dibangun "apik" menggunakan uang rakyat, namun saat selesai, rakyat kecil justru dipaksa gigit jari di luar pagar. Pembatasan kuota yang tidak masuk akal bagi pedagang lokal (hanya 51 stan) mengindikasikan adanya skenario sistematis untuk mengomersialkan sisa stan kepada pihak-pihak yang berani "membayar lebih" lewat "kabin" belakang.

Ketika PD Pasar Surya diduga kehilangan potensi pendapatan hingga miliaran rupiah akibat pembiaran lahan tanpa sewa resmi, kita patut bertanya: Ke mana aliran dana informal dari pengguna stan ilegal tersebut mengalir selama ini? Sungguh sebuah ironi yang merobek rasa keadilan sosial.

MENANTI NYALI KORPS ADHYAKSA

Sejauh ini, tim penyidik Kejari Tanjung Perak telah memeriksa 15 orang saksi untuk membongkar modus operandi dan menyeret aktor intelektual di balik skandal ini. 

Publik Surabaya kini menaruh harapan besar pada ketajaman taji kejaksaan.

Masyarakat tidak butuh sekadar penggeledahan teatrikal atau penetapan tersangka kelas teri. Kita menuntut transparansi penuh, dan bongkar siapa saja oknum di dalam PD Pasar Surya yang menjadikan aset publik sebagai ladang bisnis pribadi, serta kembalikan hak ratusan stan Pasar Tembok kepada para pedagang yang seharusnya melapak secara sah. Sudah saatnya "permainan" ngawur ini dihentikan total!

* Penulis adalah Kordinator Liputan Jawa Timur  (wartawan senior)

 

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Selasa, 01 Sep 2026 20:37 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmen transparansi dan modernisasi layanan publik melalui akselerasi program digitalisasi…

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Selasa, 01 Sep 2026 19:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:10 WIB

Polda Sulbar - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sektor pelayanan publik, khususnya di bidang…

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Selasa, 01 Sep 2026 17:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 17:35 WIB

SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk pertama kalinya menghadirkan kura-kura Aldabra (Aldabrachelys gigantea) sebagai koleksi satwa baru. Empat…

Catatan Anggota Komisi III DPRD Nganjuk saat Sidak Proyek Drainase Rp 575 Juta

Catatan Anggota Komisi III DPRD Nganjuk saat Sidak Proyek Drainase Rp 575 Juta

Selasa, 01 Sep 2026 16:38 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:38 WIB

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk, Raditya Harya Yuangga melakukan sidak ke proyek drainase di Kelurahan Ploso.…

Mutasi di Polda Jatim: 5 Kapolres dan 1 Wakapolres di Jawa Timur Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Mutasi di Polda Jatim: 5 Kapolres dan 1 Wakapolres di Jawa Timur Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 01 Sep 2026 12:34 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:34 WIB

SURABAYA- Mabes Polri mengeluarkan sejumlah telegram rahasia tentang mutasi sejumlah perwira menengah dan tinggi bergulir pada 30 Agustus 2026. Mutasi tersebut…

Prediksi Skor Huddersfield vs Oxford United di League One Liga Inggris 2026-2027: Eks Klub Ole Romeny Bakal Kalah?

Prediksi Skor Huddersfield vs Oxford United di League One Liga Inggris 2026-2027: Eks Klub Ole Romeny Bakal Kalah?

Selasa, 01 Sep 2026 12:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:28 WIB

BACASAJA.ID- Atmosfer Stadion John Smith dipastikan bakal membara pada Rabu, 2 September 2026 pukul 01.45 WIB. Tuan rumah Huddersfield Town bersiap meladeni…