Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Kota Layak Anak
Surabaya Kota Layak Anak

i

SURABAYA- Predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Kota Surabaya bukan sekadar piagam penghargaan administratif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, predikat ini merupakan wujud nyata dari pembangunan sistem perlindungan anak yang kokoh, responsif, dan menyentuh hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Menanggapi dinamika kasus anak yang masih kerap muncul di Kota Pahlawan, pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur, Isa Ansori, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah Kota Layak Anak tidak diukur dari ketiadaan masalah secara mutlak, melainkan dari seberapa cepat dan tangguh sistem pemerintah dalam merespons dan menyelesaikan persoalan tersebut.

“Predikat Kota Layak Anak tidak semata-mata ditentukan oleh ketiadaan persoalan, melainkan oleh kualitas sistem yang dibangun untuk melindungi anak-anak ketika persoalan itu muncul. Kota Layak Anak adalah kota yang ketika seorang anak menangis, seluruh sistemnya langsung bergerak cepat," ujar Isa Ansori, Jumat (5/6/2026).

Selama ini, Isa mengatakan bahwa Pemkot Surabaya sangat masif dalam memenuhi hak anak, mulai dari penyusunan regulasi yang berpihak, penyediaan fasilitas publik yang aman, pembangunan taman bermain ramah anak, hingga ruang terbuka hijau di berbagai sudut kota.

Namun, Pemkot Surabaya tidak berpuas diri pada pembangunan fisik semata. Pemkot menyadari bahwa anak-anak hidup dalam dinamika sosial yang luas, termasuk keluarga, sekolah, dan ruang digital.

Oleh karena itu, visi Surabaya sebagai kota yang modern, global, humanis, dan berkelanjutan diwujudkan melalui penguatan pembangunan manusia sejak dini.

Berikut adalah pilar kolaboratif yang terus diperkuat Pemkot Surabaya untuk memastikan perlindungan anak berjalan optimal, yaitu kebijakan progresif pemerintah, edukasi berbasis sekolah, dan sinergi dunia usaha.

Menurutnya, Pemkot Surabaya juga telah menyadari bahwa perlindungan terbaik dimulai dari lingkungan terdekat anak. Untuk mendukung langkah Pemkot, LPA Jawa Timur mendorong kolaborasi berbasis komunitas yang disebut Sistem Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tangga (SPARTA).

Ia menjelaskan, SPARTA dirancang untuk menjadi perpanjangan mata dan telinga bagi Pemkot Surabaya dalam mendeteksi dini setiap kerentanan anak di tingkat lingkungan terkecil.

“Masalah sosial anak yang masih terjadi di Surabaya tidak bisa dipandang sebagai kegagalan predikat KLA. Sebaliknya, Pemkot Surabaya melihat hal tersebut sebagai refleksi dan komitmen yang tidak pernah putus untuk terus melakukan perbaikan,” paparnya.

Isa menambahkan bahwa Kota Layak Anak bukanlah kota yang bebas dari tangis anak. Melainkan kota yang ketika seorang anak menangis, seluruh sistemnya bergerak. Pemerintah hadir dengan kebijakan yang berpihak, sekolah membuka ruang perlindungan, masyarakat menumbuhkan kepedulian, dunia usaha menjalankan tanggung jawab sosialnya, dan keluarga menjadi tempat pulang yang menenteramkan.

“Sebab anak-anak tidak membutuhkan kota sempurna. Mereka membutuhkan kota yang peduli,”pungkasnya.(*)

Tag :

Berita Terbaru

Giliran 256 Pelajar SMPN 1 Kabuh Jombang Keracunan MBG, Dinkes Buka Suara

Giliran 256 Pelajar SMPN 1 Kabuh Jombang Keracunan MBG, Dinkes Buka Suara

Kamis, 03 Sep 2026 19:17 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:17 WIB

JOMBANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang bakal mengevaluasi kembali Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Senkom, Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas yang Kondusif

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Senkom, Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas yang Kondusif

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus Sentra Komunikasi (Senkom) dalam suasana…

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Tim …

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

POLDA SULBAR- Masa pengabdian Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, selaku Direktur Pengamanan Obyek Vital (DirPamobvit) Polda Sulawesi Barat resmi berakhir…

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

SURABAYA — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau kelalaian dalam m…

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…