Anggota DPRD Surabaya: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas, Bukan Setelah Ada Teguran

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PSI, Josiah Michael
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PSI, Josiah Michael

i

SURABAYA – Keluhan masyarakat terkait minimnya pengamanan proyek pelebaran saluran di Jalan Simorejo Timur menjadi perhatian Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PSI, Josiah Michael. Saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa (4/8/2026), Josiah meminta Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek saluran maupun infrastruktur di Kota Surabaya.

Menurut Josiah, pembangunan saluran drainase memang diperlukan untuk mengurangi risiko banjir. Namun, proses pengerjaannya tidak boleh mengabaikan keselamatan warga yang setiap hari beraktivitas di sekitar lokasi proyek.

"Pemerintah harus lebih peduli terhadap keselamatan warganya, terutama DSDABM sebagai penanggung jawab proyek. Jangan sampai pembangunan yang bertujuan memberikan manfaat justru menimbulkan risiko bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menilai masih ditemukan proyek yang dikerjakan kontraktor tanpa menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara maksimal. Mulai dari minimnya pagar pengaman, rambu peringatan, hingga penataan material proyek yang dinilai masih semrawut.

"Ketika melaksanakan pekerjaan, kontraktor sering kali kurang memperhatikan aspek safety. Ini harus menjadi perhatian serius karena banyak proyek berada di tengah permukiman, jalan umum, maupun kawasan yang setiap hari dilalui masyarakat," katanya.

Selain itu, Josiah juga menyoroti masih adanya material proyek yang berserakan di luar area pekerjaan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pejalan kaki, pengendara sepeda motor, serta anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.

"Material proyek seharusnya tidak dibiarkan berserakan di luar area pekerjaan. Semua harus ditata dengan rapi agar tidak membahayakan masyarakat," tegasnya.

Ia meminta seluruh area galian dilengkapi penutup, pagar pengaman, lampu penerangan pada malam hari, serta rambu-rambu yang mudah terlihat agar masyarakat mengetahui adanya aktivitas proyek.

"Area yang sedang dikerjakan harus diberi penutup dan pagar pengaman yang memadai. Jangan hanya mengandalkan barrier seadanya karena tetap memungkinkan terjadinya musibah atau kecelakaan," ujarnya.

Josiah menegaskan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak boleh dilakukan hanya setelah muncul keluhan masyarakat atau mendapat teguran. Menurutnya, pengamanan lokasi proyek merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sejak hari pertama pekerjaan dimulai.

"Jangan menunggu ditegur atau ada keluhan warga baru memasang pagar pengaman, rambu-rambu, maupun perlengkapan K3. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas sejak awal pelaksanaan proyek, bukan setelah terjadi insiden atau kecelakaan," tegasnya.

Ia menambahkan, DSDABM sebagai instansi penanggung jawab proyek memiliki kewajiban melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kontraktor agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar keselamatan yang berlaku. Apabila ditemukan pelanggaran, kontraktor harus diberikan teguran hingga sanksi sesuai ketentuan.

"Pemkot harus memastikan seluruh perlengkapan keselamatan, mulai dari pagar pengaman, rambu, hingga penataan material proyek, dipenuhi oleh kontraktor. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Pembangunan memang penting, tetapi perlindungan terhadap masyarakat tidak boleh diabaikan," pungkas Josiah. (dim)

Berita Terbaru

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti (Tahap II) atas nama Aseng dkk. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)…

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

SURABAYA- Penataan parkir dengan sistem gate di Jalan Tanjung Anom, Surabaya, menunjukkan hasil positif. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencatat…

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

SURABAYA – Menjelang ulang tahun ketiganya pada 8 Oktober 2026, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel menghadirkan pameran pernikahan atau wedding expo pada 2-3 Oktober 2…

Untaian Doa di Balik Senyuman Anak Yatim, Jadi Program Rutin Polda Sulbar

Untaian Doa di Balik Senyuman Anak Yatim, Jadi Program Rutin Polda Sulbar

Jumat, 18 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:37 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khusyuk dan penuh kehangatan menyelimuti Aula Marannu Mapolda Sulawesi Barat, Jumat (18/9/26) dalam kegiatan rutin keagamaan "Jumat…

Korupsi KUR: Bank BNI Cabang Jember Dibobol Rp41 Miliar Hanya dengan Data Warga Buta Huruf

Korupsi KUR: Bank BNI Cabang Jember Dibobol Rp41 Miliar Hanya dengan Data Warga Buta Huruf

Jumat, 18 Sep 2026 09:09 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYA — Penanganan perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jember memasuki b…

Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Jakarta

Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Jakarta

Kamis, 17 Sep 2026 21:45 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:45 WIB

JAKARTA- Setelah berlayar dari Italia pada 24 Agustus yang lalu, ITS Giuseppe Garibaldi telah tiba di Tanah Air dan sedang berlayar menuju Jakarta. Kedatangan…