Gresik - Video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, viral di media sosial. Dalam video berdurasi 46 detik itu, bangunan KDMP tampak berdiri di tengah hamparan sawah dan jauh dari permukiman warga.
Video tersebut pun menuai beragam respons dari netizen. Ada yang memberikan tanggapan positif, namun ada pula yang mempertanyakan akses menuju lokasi KDMP.
"Positif saja, dia mungkin ingin memberikan akses yang mudah para petani sambil kerja diladang, gak perlu repot jauh-jauh lagi untuk belanja," tulis akun masden_gwmpangsud.
Sementara akun lainnya mempertanyakan akses menuju bangunan tersebut.
"Akses jalan melalui udarakah?," tulis akun metropolecoffe.
Menanggapi video yang viral itu, Kepala Desa Ngabetan Taufik membenarkan bahwa bangunan yang terlihat dalam video merupakan KDMP Desa Ngabetan. Namun, ia membantah anggapan bahwa koperasi tersebut berada di tengah sawah dan jauh dari permukiman warga.
Menurut Taufik, pengambilan gambar dari sudut tertentu membuat lokasi KDMP terlihat seolah-olah berada di tengah sawah tanpa akses jalan.
"Kami ingin mengklarifikasi video yang beredar di sosmed kemarin itu memang benar KDMP Desa Ngabetan, tapi di dalam video tersebut tidak benar sama sekali. Pengambilan video tersebut diambil dari sudut-sudut tertentu yang membuat seakan-akan berada di tengah sawah," kata Taufik, Jumat (7/8/2026).
Taufik menjelaskan pembangunan KDMP telah melalui musyawarah bersama warga dan Forkopimcam Cerme. Ia memastikan lokasi KDMP memiliki akses jalan dan tidak jauh dari permukiman.
"KDMP ini tidak jauh dari permukiman, hanya jarak 30 meter sudah jalan kabupaten yang terhubung langsung dengan jalan desa dan dekat dengan permukiman warga. Sampean lihat dari sini itu kan kelihatan, Balai Desa Ngabetan dan rumah warga," ujarnya.
Ia juga memastikan akses jalan menuju KDMP cukup lebar untuk dilalui kendaraan roda empat, termasuk truk.
"Ini cukup lebar, 5 meter, mobil pun bisa masuk. Jadi, yang ada di sosmed kemarin tidak benar. Dikira tidak ada akses jalan ke KDMP, atau KDMP di tengah sawah tidak ada akses untuk masuk atau apa. Kami dari Pemerintah Desa tidak membenarkan video yang beredar itu," tegasnya.
Taufik mengatakan pembangunan KDMP justru mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Ngabetan. Selain diharapkan mampu mendongkrak perekonomian desa, keberadaan KDMP juga dinilai dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga.
"Nantinya kita akan merekrutmen dari warga kita sendiri untuk memberikan hal yang terbaik dan memberikan lapangan pekerjaan untuk warga kami," katanya.
Menurutnya, keberadaan KDMP juga dinilai strategis karena minimarket maupun supermarket berada cukup jauh dari lokasi tersebut.
"Untuk warga kita menyambut secara antusias, Mas. Untuk mendongkrak perekonomian warga kami dan juga memberikan lapangan-lapangan pekerjaan yang baru di sektor KDMP. Apalagi dari sini jauh dari minimarket," pungkasnya. (RDN)
Editor : Redaksi