Khofifah: Banjir di Jombang dan Gempol Akibat Tumpukan Sampah di Kali

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memantau banjir di Kabupaten Jombang. Banjir melanda lima desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, menyebabkan ribuan warga terdampak.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memantau banjir di Kabupaten Jombang. Banjir melanda lima desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, menyebabkan ribuan warga terdampak.

i

BACASAJA.ID - Banjir bandang di Bandar Kedungmulyo, Jombang dan Gempol, Pasuruan menjadi pehatian Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, penyebab banjir di dua daerah ini tak jauh beda. Selain sedimentasi sungai, juga akibat sumbatan sampah. Karena itu,

"Ada beberapa variabel yang menyebabkan banjir di sini (Jombang). Tadi saya dapat video dari tim BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Ada sampah yang sangat banyak di badan sungai yang menyebabkan penyumbatan. Dan sampah-sampah ini harus diambil dengan long arm eskavator. Sampahnya menyumbat aliran air sama dengan yang kemarin di Gempol Pasuruan, yang akhirnya membuat luapan sungai," ungkap Khofifah saat meninjau banjir di Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu (06/02/2021).

Gubernur Jatim didampingi Bupati Jombang, Wabup Jombang, Kapolres Jombang, Dandim 0814 Jombang dan BBWS. Mereka meninjau jalan poros nasional dan sejumlah titik banjir, hingga lokasi pengungsian di Balai Desa Gondangmanis.

Banjir yang beberapa hari melanda beberapa wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo mengakibatkan kelumpuhan aktifitas warga. Banjir di Bandarkedungmulyo juga menyebabkan lima desa terdampak. Yakni, Brangkal, Gondang Manis, Banjarsari, Pucangsimo, dan Bandarkedungmulyo. Mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman karena debit air masih tinggi.

Khofifah kembali menegaskan banjir di Kecamatan Bandarkedungmulyo itu disebabkan tumpukan sampah yang ada di Kali Konto, sehingga menyebabkan jebolnya tanggul di Kecamatan Bandarkedungmulyo. "Maka dari itu saya meminta kepada warga harus sering bersih bersih kali, mencintai Kali atau Sungai itu banyak manfaatnya bagi lingkungan," tandas Khofifah yang juga Ketua Umum Muslimat NU ini.

Selain tumpukan sampah, saat curah hujan tinggi beberapa hari belakangan terjadi di Jombang, aliran Kali Konto juga membawa material dan menyebabkan Tanggul Kontogude atau Rolag 70 di Desa Bugasur Kedaleman, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang jebol. Bahkan, jebol tanggul sungai mencapai 15 meter.

"Ada kebutuhan revitalisasi cekdam, kemudian sediementasi akibat erupsi juga beberapa harus dinormalisasi. Di Rolag 70 kita ingin cek langsung kecukupan jumbo bag yang disiapkan BBWS dan pemprov. Long arm eskavator dan jumbo bag sudah tiba, ada bio bag juga. Nanti juga dikuatkan dengan tiang pancang dari kayu serta sesek sebagai penahan, insyaallah penahan ini akan mampu membendung 80 persen aliran air untuk tidak meluap ke jalan raya. Semoga dalam waktu dua sampai tiga hari ini selesei," tandas Khofifah.

Dalam kesempatan kunjungannya tersebut, ia juga menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 240 paket lauk pauk, 240 paket tambahan gizi, 75 buah jumbo bag, 2.000 buah glangsing, satu ton beras, dan 40 lembar bronjong.

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K menyampaikan untuk sementara arus lalu lintas yang melewati jalan poros nasional dialihkan, sampai situasi normal kembali. (ftr/L1)

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…