Ketahuan Selingkuh, Suami di Sidoarjo Ini malah Pukuli Istri Sahnya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imam Amsur (36), pelaku KDRT saat digelandang di Mapolsek Krian, Sidoarjo.
Imam Amsur (36), pelaku KDRT saat digelandang di Mapolsek Krian, Sidoarjo.

i

BACASAJA.ID - Imam Amsur (36) ditangkap Unit Reskrim Polsek Krian karena melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya di Sidoarjo.

Warga Desa Bareng Krajan, Krian, Sidoarjo itu nekat menganiaya istrinya lantaran dia ketahuan selingkuh dengan wanita lain.

Akibat perbuatannya, pria yang berprofesi sebagai sopir di perusahaan swasta kawasan Krian harus menerima nasibnya dibawa polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Imam ditangkap setelah sang istri Wiwin Setyowati (36) melaporkannya ke polisi. Menurutnya, sejak ketahuan selingkuh dengan wanita lain, suaminya sering memukulinya jika diingatkan untuk sadar kembali ke keluarganya.

Penganiayaan kerap terjadi saat mereka berdua cekcok terkait permasalahan rumah tangganya. Ironisnya, kasus perselingkuhan yang memicu aksi KDRT ini dilakukan pelaku tidak hanya pada satu wanita.

Pelaku diduga melakukan perselingkuhan dengan sejumlah wanita lain.

“Saya sering dipukuli sama suami saya jika saya terlibat cekcok. Padahal saya sebenarnya cuma mengingatkan agar dia segera sadar jika telah memiliki anak istri,” ujar Wiwin, Jumat (26/2/2021).

Sementara Imam mengaku melakukan perbuatannya tersebut karena emosi ketika berdebat dengan istrinya. Emosi sesaat itu muncul karena perkataan istrinya yang membuatnya sakit hati.

“Saya emosi Pak. Saya tahu dia istri saya, tapi karena omongannya menyakitkan hati, akhirnya saya pukul,” terang Imam.

Sementara itu, meski pihak korban bertekad untuk melanjutkan kasus KDRT ini ke jalur hukum, namun pihak kepolisian hingga kini tengah berusaha agar kedua belah pihak bisa menyelesaikan kasus KDRT itu secara kekeluargaan.

"Kita masih upayakan Mediasi kedua belah pihak, agar sebisa mungkin menyelesaikan masalah rumah tangganya itu secara kekeluargaan. Untuk saat ini kedua belah masih emosi, dan ada salah satu keluarga mereka yang tidak terima," ucap Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, saat ini Imam masih diamankan di Mapolsek Krian-Sidoarjo. Sementara pihak kepolisian sampai saat ini masih memeriksa korban terkait kasus KDRT tersebut. (ads/rg4)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …