Ditinggal Kabur Rekannya, Pencuri di Jombang Ini Babak Belur Dimassa

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Muhammad Nur diapit petugas kepolisian.
Tersangka Muhammad Nur diapit petugas kepolisian.

i

BACASAJA.ID - Salah seorang pelaku pencurian di Kabupaten Jombang babak belur dihakimi massa lantaran tertangkap basah saat menjalankan aksinya. Akibatnya, dia pun diserahkan ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Ngoro AKP Yanuar mengungkapkan,awal peristiwa bermula pada hari Rabu (03/3/2021) siang.

Ketika itu, korban memarkir dan meninggalkan mobilnya di depan sebuah toko di Dusun Grenggeng, Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Mengetahui hal itu, pelaku Muhammad Nur dan seorang rekannya Yon Yeyen lantas mengincar benda berharga di dalam mobil tersebut.

Pelaku Muhammad Nur ini sejatinya berencana mengambil handphone dengan cara membuka pintu mobil milik korban dengan menggunakan kunci T (kunci palsu). Tapi, cara itu tidak berhasil.

Lantas, pelaku memecah kaca pintu mobil dengan menggunakan kunci T. Setelah memecah kaca mobil, pelaku berhasil membawa sebuah handphone dan uang tunai sejumlah Rp 2 juta.

Korban yang tahu pun berteriak. Pelaku yang mendengar teriakan korban, langsung kabur beboncengan dengan temannya, namun nahas satu pelaku terjatuh.

"Warga yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngoro Polres Jombang, langsung mendatangi tempat kejadian dan langsung membawa pelaku ke Mako Polsek Ngoro untuk penyidikan," tutur AKP Yanuar.

"Teman pelaku yang bernama Yon Yeyen berhasil melarikan diri, dan masih diburu keberadaannya," tambahnya. (ftr/rg4)

Berita Terbaru

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…