Rapimnas Golkar Dorong Airlangga Maju Jadi Capres 2024

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (ant)
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (ant)

i

BACASAJA.ID - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang baru saja berakhir, memperlihatkan sinyal kuat akan aspirasi dari akar rumput yang mendorong Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, dorongan itu disampaikan oleh 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 10 organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di lingkungan Golkar, dan tokoh senior di tubuh partai beringin tersebut.

"Senior-senior yang berada di Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Etik," sebut Doli.

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Golkar itu menambahkan, Airlangga sendiri memang belum dapat menjawab dorongan para kader. Pasalnya, Airlangga mengaku berniat untuk fokus ke penanggulangan Covid-19.

Kendati demikian, Wakil Ketua Komisi II itu menyebut, dorongan dari para kader akar rumput itu menjadi pelecut motivasi bagi Bidang Pemenangan Pemilu Golkar. Sehingga, mereka bisa bekerja lebih serius mewujudkan aspirasi tersebut.

"(Aspirasi kader) menjadi dorongan untuk lebih serius lagi menyusun langkah dan strategi, serta bekerja lebih keras lagi dalam pemenangannya," ujar dia.

Sebelumnya, legislator dari Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menyuarakan pentingnya Golkar mengusung kader sendiri sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.

"Golkar harus memiliki calon presiden sendiri agar menjadi partai yang kian besar. Dalam sejarah pemilihan presiden secara langsung di Indonesia, Golkar tidak pernah mengajukan calon presiden yang berasal dari kadernya sendiri," ujar Misbakhun. (gkr/dem/rg4)

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…