Wabup Sidoarjo Ingin Bawa Gerbong NU ke Pemkab, Pakar Unair:Tidak Etis

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suko Widodo dan Subandi
Suko Widodo dan Subandi

i

BACASAJA.ID - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi menginginkan pengisian jabatan mulai dari Camat hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Sidoarjo diisi oleh kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, dorongan ini layak karena sudah 20 tahun Sidoarjo dipimpin oleh kader NU. Pernyataan itu tersebar melalui video yang diunggah YouTube Inilah Sidoarjo pada Sabtu (6/3/2021) lalu.

"Maka kita tidak salah menyampaikan itu. Mana orang-orang kita yang berorganisasi NU dan orang NU yang bisa dijadikan camat. Kan sekarang bisa dilihat, camat kita yang tidak NU berapa? Camat yang mau ngopeni NU berapa?," ujar Subandi dikutip dalam video tersebut, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, pejabat atau camat tidak harus kader murni, yang penting punya loyalitas, bisa merawat ranting, bisa bekerjasama dengan para kiai, MWC NU, serta tidak lepas perannya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Begitu juga di OPD, khususnya Dinas Pendidikan yang juga harus dipegang kader NU. Karena pihaknya ingin Ma'arif dapat mengakses anggaran dengan porsi yang berbeda.

"Jaman dulu kan dipukul rata anggarannya Rp30 juta, Rp20 juta. Insyaallah tahun depan kita akan merubah Perbup itu agar pendidikan Ma'arif dapat Rp200 juta atau Rp250 juta untuk pembangunan pendidikan," ujarnya.

Ketua DPC PKB Sidoarjo tersebut mengatakan bahwa Pemkab Sidoarjo juga telah mengalokasikan anggaran untuk NU. Hal itu diakuinya sudah dilakukan sejak era Bupati Saiful Illah, dan tahun ini kembali akan dilakukan harmonisasi oleh Pemkab Sidoarjo dengan PCNU.

"Dengan APBD sebesar Rp5,2 triliun, maka pemerintah mampu memberikan anggaran Rp25 miliar. Ini tinggal direalisasikan," ucapnya.

Terpisah, Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga Dr Suko Widodo mengungkapkan, narasi yang dibangun oleh Subandi dinilai tidak etis. Hal itu justru membuat suasana di Sidoarjo menjadi gaduh dan tidak nyaman. Terlebih dalam membangun harmonisasi antar kelompok masyarakat.

"Menjadi wakil bupati harus hati-hati memberikan informasi. Pastikan niatan yang baik, program yang bagus tersampaikan ke masyarakat dengan kemasan yang baik juga. Karena komunikasi itu ada etikanya," ujar Suko.

Lebih lanjut menurut Suko, sebagai wakil bupati harus mengedepankan kepentingan publik tanpa membedakan suku, agama, atau kelompok tertentu. Termasuk dalam mengambil kebijakan untuk karir ASN.

"Jangan sampai ASN yang bukan termasuk golongannya Pak Bandi kemudian terdiskriminasikan. Setiap ASN berhak mengembangkan karirnya sesuai kompetensi dan kinerjanya," tegas Suko.

Suko menambahkan, komunikasi semacam itu diharapkan tidak terulang lagi. Sebab, pasangan Muhdlor dan Subandi membutuhkan sebanyak mungkin sinergi dan kolaborasi dari masyarakat Sidoarjo.

"Gus Muhdlor pasti malu mendengar wakilnya bicara seperti itu. Para kiai, pimpinan NU juga tidak akan setuju dengan gaya bicara yang cenderung memecah belah kelompok masyarakat di Sidoarjo," pungkasnya. (ads/L1)

Berita Terbaru

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Sebuah granat kuno diduga aktif ditemukan saat pembersihan Panti Pidana Karaton Surakarta Hadiningrat. LDA langsung berkoordinasi dengan Tim Jihandak Polri.…

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendengarkan suara rakyat, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto…

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat dan Korem 142/Tatag memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan daerah, mendukung agenda pembangunan Presiden, serta menghadirkan m…

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menyelaraskan pelaksanaan Program …

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

POLDA SULBAR- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri diwujudkan dalam aksi sosial yang tulus dan sederhana namun penuh makna yang digelar oleh…

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

PROBOLINGGO — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo memperkuat edukasi keluarga untuk mencegah kekerasan t…