Ibu Ini Gemetaran saat Cegat Mobil Bupati Gresik, Ini yang Terjadi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Himah saat mencegat mobil Bupati Gresik Gus Yani yang keluar Mapolsek Gresik usai apel kolaborasi dan menawarkan jajanan kripik rempeyeknya, Senin (15/3/2021).
Himah saat mencegat mobil Bupati Gresik Gus Yani yang keluar Mapolsek Gresik usai apel kolaborasi dan menawarkan jajanan kripik rempeyeknya, Senin (15/3/2021).

i

BACASAJA.ID - Seorang warga bernama Himah (36) tidak sadar jika mobil yang dihentikan saat keluar dari Mapolres Gresik adalah mobil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang baru saja mengikuti apel kolaborasi, Senin (15/3/2021).

Himah yang tiap hari datang ke Mapolsek bersama anaknya yang berusia 3 tahun itu menjual jajanan keripik rempeyek dagangannya dan menawarkan kepada anggota atau tamu yang berkunjung di Mapolres.

Ketika mobil dicegat, seketika Bupati yang biasa disapa Gus Yani itu menyuruh sopir untuk menghentikan mobilnya. Kemudian kaca mobil dibuka, Hima langsung menawarkan dagangannya.

Mengetahui hal tersebut, Gus Yani kemudian memberikan 2 lembar uang Rp 50 ribu. Hima yang terlihat gemetar kemudian memberikan keripik peyek buatannya dan menerima uang yang diberikan Gus Yani.

Himah mengaku tidak tahu kalau mobil yang akan keluar dari Mapolres itu ditumpangi bupati. Dirinya hanya menyangka mobil anggota atau mobil tamu biasa yang habis dari Mapolres.

"Saya tidak menyangka mas, saya kaget dan gemeteran. Tidak menyangka jika itu pak bupati. Tapi saya senang sekali bisa bertemu dengan Gus Yani. Saya bener bener seneng (senang)," kata Himah.

Perempuan asal Kebomas itu mengaku sangat bangga memiliki bupati yang memiliki sifat rendah hati. Bahkan mau membeli jajanan kripik yang dijualnya.

"Saya bangga punya Bupati seperti Gus Yani. Orangnya sangat rendah hati, bahkan mau membeli kripik rempeyek jualan saya," ungkap Himah.

Himah melanjutkan jika setahunan ini berjualan kripik rempeyek dengan berkeliling dari kantor-kantor yang ada di Gresik, salah satunya yang menjadi tujuan tetap kantor Mapolres Gresik.

"Tiap pagi saya mengajak anak bungsu saya keliling berjualan keripik peyek. Saya biasa bawa 30 bungkus, harga per bungkusnya Rp 6 ribu. Alhamdulillah, pagi ini saya senang sekali karena peyek saya dibeli Gus Yani 100 ribu," ungkapnya.

Ia mengaku dari hasil jualan kripik rempeyek itu, bisa membantu penghasilan rumah, salah satunya untuk biaya sekolah anak-anaknya.

"Anak sulung saya tahun ini lulus SMP. Saya dan suami ingin anak melanjutkan sekolah di pesantren agar mendapat pelajaran agama yang lebih baik. Karena itu saya berjualan agar punya biaya yang cukup untuk mendaftarkan anak saya di pesantren," jelas Himah. (TBK)

Berita Terbaru

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…