Tapi nahas, dia tertangkap

Ada Satpol PP, Pengemis Menyaru Cacat Ini Kabur dengan Honda Scoopy

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengemis yang berpura-pura cacat untuk mendapat iba dari pengguna jalan saat diamankan Petugas Satpol PP, Selasa (23/3/2021). (Istimewa)
Pengemis yang berpura-pura cacat untuk mendapat iba dari pengguna jalan saat diamankan Petugas Satpol PP, Selasa (23/3/2021). (Istimewa)

i

BACASAJA.ID - Demi mendapatkan iba dari pengguna jalan, seorang pengemis di Surabaya ini berpura-pura cacat. Namun penyamarannya itu terbongkar setelah petugas Satpol PP mendatanginya. Peristiwa itu terjadi di kawasan traffic light Jalan Gayungsari Barat X, Surabaya, Selasa (23/3/2021).

Pengguna jalan yang melintas mencurigai aksi pria itu dan melaporkannya ke Command Center (CC Room) 112 Pemkot Surabaya. Petugas Satpol PP Gayungan langsung mengecek ke lokasi. Saat dihampiri petugas, pengemis itu berupaya kabur dengan mengendarai motor Honda Scoopy miliknya.

Peristiwa itu dibagikan salah satu petugas CC Room 112 Pemkot Surabaya, Yussy. Dari data yang ada, pengemis yang berpura-pura cacat itu beraksi sekitar pukul 14.41 WIB.

"Kami interogasi dan ternyata tidak mengalami cacat, hanya berpura-pura. Langsung kami beri teguran keras agar tidak meminta-minta kembali di wilayah Surabaya," tulis Yussy.

Setelah mendapat teguran, pengemis itu diminta pulang ke rumahnya yang beralamatkan di Banyu Urip. Kemudian dia bergegas meninggalkan lokasi dengan mengendarai motornya.

“Petugas posko terpadu selatan mengawal orang tersebut sampai tujuan yaitu ke rumah" tambah Yussy. (ads)

Berita Terbaru

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami fakta persidangan terkait dugaan aliran uang kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR. Tujuannya u…