Dua Nama Disebut-sebut masuk Daftar Reshuffle, Salah Satunya Moeldoko?

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabinet Indonesia Maju. (BPMI Setpres)
Kabinet Indonesia Maju. (BPMI Setpres)

i

BACASAJA.ID - Isu perombakan Kabinet Indonesia Maju terus menggelinding semakin kencang. Setelah dipastikan bakal terjadi reshuffle pada pekan ini, belakangan muncul kabar yang menyebut ada dua kementerian yang bakal dirombak, di luar Kemristekdikti,yang akan dilebur ke Kemendikbud, serta pembentukan Kementerian Investasi.

Terkait hal ini, Ketua DPP PKB Faisol Riza membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, dua kementerian itu sedang dikaji. Menurut Faisol, dua kementerian itu adalah kementerian yang memang paling kencang disebut-sebut bakal dirombak.

Hanya saja, Faisol enggan menyebut apa saja dua kementerian di luar Kemendikbud dan Kementerian Investasi yang bakal di-reshuffle itu. Namun Ketua Komisi VI DPR RI ini mengungkapkan kalau dua kementerian ini sebelumnya juga pernah dikaji untuk di-reshuffle.

"Pos yang sempat juga dikaji pada reshuffle sebelumnya," ungkap Faisol, Rabu (14/4/2021).

Moeldoko aman?

Sementara itu, nama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menuai sorotan tajam sejak isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju mengapung. Moeldoko diprediksi bakal ikut gerbong kementerian yang bakal dirombak. Soalnya, mantan Panglima TNI itu diktahui menjadi ketua umum Partai Demokrat versi KLB.

Terkait hal ini, Pakar politik Universitas Airlangga (Unair) Prof Kacung Marijan menyebut, kendati nama Moeldoko santer disebut-sebut bakal dicongkel oleh Presiden Jokowi, tetapi posisi Moeldoko dinilai bakal dari gelombang reshuffle dan tetap sebagai Kepala KSP.

Amannya posisi Moeldoko, lanjut Kacung, karena pemerintah telah menolak hasil KLB Partai Demokrat. Dengan penolakan itu, permasalahan Partai berlambang bintang mercy itu telah selesai.

"Apalagi Pak Moeldoko juga sudah tidak omong soal Demokrat. Sejak ditolak sama sekali gak ngomong soal itu. Ini malah yang muncul TMII itu. Artinya apa, bahwa ini juga simbol Pak Moeldoko mengurusi pemerintahan bukan lagi ngurusi partai. Jadi, sebetulnya sinyal itu sudah selesai," tandas Kacung. (ktd)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…