Si Mbah yang kini sedang rusak

Mengabdi 30 Tahun, Si Mbah Tulungagung tak Diakui sebagai Aset Daerah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Damkar saat membersihkan “Si Mbah” di markas Damkar.
Petugas Damkar saat membersihkan “Si Mbah” di markas Damkar.

i

BACASAJA.ID- Si Mbah, begitulah julukan yang diberikan oleh para personel Damkar Tulungagung kepada salah satu mobil pemadam kebakaran yang mereka miliki. Si Mbah, merupakan salah satu dari tiga unit mobil damkar yang dimiliki Damkar Tulungagung.

Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP Tulungagung Gatot Sunu menuturkan, saat ini Si Mbah tak lagi dioperasikan, lantaran membutuhkan banyak perbaikan. Si Mbah sudah dioperasikan sejak tahun 1980-an dan merupakan sumbangan dari Mantan Presiden Suharto.

“Itu mobil pertama yang kita punya. Tahun 80-an kita punya itu,” terang Gatot, Jumat (07/5/2021)

Meski sudah dioperasikan sejak lama oleh Damkar Tulungagung, mobil ini belum tercatat sebagai aset Pemkab Tulungagung. Sehingga, Pemkab kesulitan untuk menganggarkan perawatan dan perbaikan untuk kendaraan ini. Pihaknya hanya mengakali agar kendaraan tua ini bisa beroperasi.

“Mobilnya sudah tua, jadi memang sering rusak. Seringkali kita akali agar tetap bisa beroperasi,” sambungnya.

Meski sudah uzur, mobil damkar ini mempunyai tenaga yang besar.
Karena itu, pihaknya usul agar mobil ini diremajakan (upgrade).

“Kami pernah melihat di daerah lain, mobil sejenis yang sudah diremajakan. Hasilnya sangat memuaskan, karena pada dasarnya mesinnya sangat kuat dan semprotannya sangat kencang,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, mobil ini akan diusulkan sebagai aset Pemkab. Jika sudah menjadi aset, maka Pemkab bisa mengganggarkan biaya peremajaan dan perawatan. Untuk mempercepat pelayanan, pihaknya juga mengusulkan penambahan armada mobil pemadam kebakaran.

Mobil yang diusulkan berkapasitas 3.500 liter. Namun kekuatan semprotan setara dengan kapasitas 5 ribu liter. Ukuran ini dipilih berdasarkan pertimbangan agar bisa masuk ke gang-gang sempit. Pertimbangan lainya harganya juga lebih murah, sekitar Rp1,5 – 1,6 miliar.

“Kekuatan semprotannya sama dengan mobil yang terbaru yang kita miliki, hanya saja kapasitas tangkinya lebih kecil,” tuturnya.

Penambahan armada ini sangat penting, menuju postur ideal minimal armada pemadam kebakaran di Tulungagung. Ke depannya, mobil damkar akan ditempatkan di 4 wilayah eks kawedanan di Tulungagung, yaitu di Kecamatan Kota, Kecamatan Kauman, Kecamatan Campurdarat dan Kecamatan Ngunut.

Penempatan ini memudahkan armada menjangkau titik kebakaran, meski ada jauh dari kota. Dirinya mencontohkan, untuk tiba di Kecamatan Rejotangan dibutuhkan waktu 25 menit. Padahal armada pemadam kebakaran setidaknya tiba setelah 15 menit.

“Penempatan di pos-pos ini memudahkan kita mencapai waktu tempuh 15 menit,” tandasnya. (Noyo/JP)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…