Pasca Idul Fitri, Kasus Baru Covid-19 Diprediksi Melonjak, Hati-hati!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi mudik
Ilustrasi mudik

i

BACASAJA.ID - Pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H, kasus baru Covid-19 berpotensi meningkat. Tanda- tanda itu terlihat dari 4.000 lebih pemudik yang positif virus corona. Juga munculnya klaster baru seperti klaster taraweh di Banyuwangi, Jawa Timur dan Pati, Jawa Tengah.

Ketua Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi membenarkan hal itu. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang bisa memicu kenaikan kasus infeksi virus corona di Indonesia. Antara lain adanya klaster baru seperti klaster perkantoran, keluarga, klaster ibadah bersama, dan klaster buka puasa bersama.

Kemudian, potensi penularan ada pada momentum silaturahmi Hari Raya Idul Fitri, arus balik pemudik, serta banyaknya masyarakat yang kurang disiplin protokol kesehatan sesudah vaksinasi. Padahal, vaksinasi bukan berarti membuat orang kebal dari ancaman infeksi Virus Corona.

“Saat ini sudah terlihat kenaikan kasus Covid kembali seperti tahun lalu. Walau program vaksinasi terus berjalan, kami mengingatkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, para dokter dan tenaga kesehatan menyiapkan stok ventilator, obat-obatan, alat pelindung diri, tempat tidur, dan ruang perawatan, mengantisipasi lonjakan kasus pascalibur lebaran antara satu sampai dua bulan ke depan,” ungkap Adib Khumaidi, Rabu (12/5/2021), dikutip dari Suara Surabaya.

Selain itu, Dokter Adib juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan sehubungan banyaknya mutasi Virus Corona. Dia menyebut tiga varian Virus Corona hasil mutasi, dari Inggris (B117), dari Afrika Selatan (B1351), dan dari India (B1617), sudah terdeteksi di Tanah Air.

Selama beberapa pekan terakhir sejak terjadi lonjakan kasus di India, Malaysia dan negara tetangga lainnya, kasus harian di Indonesia juga meningkat hampir 10 ribu kasus per hari. Ketua IDI Terpilih itu mengimbau masyarakat tetap disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Vaksinasi tidak menjamin tubuh kita akan kebal terhadap virus apalagi mutasi virus. Protokol kesehatan 5M tetap wajib dilakukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Adib yang juga Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia berharap para penceramah sosialisasikan pesan pencegahan Covid-19 dalam ceramah Idul fitri.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia sudah menerapkan berbagai kebijakan untuk menekan penyebaran Covid-19 pada momen Hari Raya Idulfitri. Salah satunya, melarang masyarakat mudik mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021

.Walau pun pemerintah sudah melarang masyarakat mudik, faktanya masih banyak orang memaksakan diri pulang kampung menerobos pos penyekatan yang dijaga aparat keamanan. (net)

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …