BACASAJA.ID - Sebanyak dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) terdeteksi positif COVID-19 varian baru. Mereka dipastikan terpapar ketika masih di luar negeri.
"Keduanya sekarang sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Lapangan Indrapura di Surabaya," cetus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (17/5/2021).
Gubernur wanita pertama di Jatim itu menambahkan, kedua PMI itu masing-masing berasal dari Kabupaten Jember dan Kabupaten Sampang. Berdasarkan hasil tes, sambung Khofifah, satu orang PMI dari Jember terjangkit B117 atau strain Inggris, dan satu orang lainnya dari Sampang terdeteksi B1351 atau strain Afrika Selatan.
Menurut Gubernur Khofifah, sekarang ini kedua pasien tersebut tengah dalam penanganan ketat dan dilokalisir di kamar khusus sendirian.
"Sehingga bagi pasien di RS Lapangan Indrapura tidak perlu khawatir, karena proses penanganannya cukup aman," kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.
Sementara itu, berdasarkan data dari RSLI Surabaya per 14 Mei 2021, total 70 PMI dirawat karena terkonfirmasi positif COVID-19. Rinciannya, 40 orang laki-laki dan 30 orang perempuan yang masing-masing asal Negara Malaysia 60 orang, Singapura dan Brunei Darussalam tiga orang, Brunei Darussalam tiga, Belanda dua orang, serta Hong Kong dan Jepang sama-sama satu orang.
Dari jumlah tersebut, pasien yang sudah sembuh dengan konfirmasi dua kali tes usap PCR negatif sebanyak 35 orang. (tna)
Editor : Redaksi