Menkopolhukam Mahfud MD: Aksi Teror di Papua bukan Masalah Besar

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (net)
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (net)

i

BACASAJA.ID - Pemerintah Republik Indonesia menegaskan sikapnya terhadap kelompok teroris termasuk Organisasi Papua Merdeka (OPM). Melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, pemerintah menegaskan tidak ada tempat bagi teroris dan separatis.

"Aparat keamanan mesti bergerak cepat, tegas, dan terukur. Selama ini sebetulnya telah dieksekusi dengan baik oleh TNI-Polri, BIN serta aparat terkait seperti BNPT," papar Mahfud, Kamis (20/5/2021).

Menkopolhukam menambahkan, pemerintah melalui aparat keamanan serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bakal terus memburu para pelaku teror demi melindungi segenap warga negara Indonesia. Perburuan yang dieksekusi oleh aparat keamanan dijalankan dengan cermat dan fokus agar tidak menimbulkan korban dari warga sipil.

"Aparat keamanan telah berupaya dan sudah berhasil dalam memisahkan warga sipil dan para pelaku teror. Jadi, tugas pokoknya itu memisahkan," sebut Mahfud.

Mahfud lantas menjelaskan secara khusus tentang Papua. Menurutnya, Pemerintah RI tidak punya rencana untuk menerapkan darurat sipil dan militer di sana. Serentetan aksi teror di Papua itu dinila pemerintah bukan masalah besar.

"Orang teridentifikasi teroris, itulah terorisnya, bukan Papua," tegas Mahfud.

Disampaikannya lebih lanjut, bahwa ada tiga kelompok organisasi di Papua, dua di antaranya masih mau berembuk mencari solusi bersama pemerintah. Hanya satu kelompok yang memang harus ditindak tegas.

"Karena di Papua itu ya ada tiga lapis gerakan, satu gerakan politik, dua kelompok klendestin, tetapi ketiga yang kecil ini dan ada namanya ini itulah yang kita sebut teroris. Jadi yang besar, 90 persen itu mari kita ajak berembuk," ucapnya. (ten)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…