Praktik Pemalsuan Surat GeNose Terbongkar di Pos Suramadu oleh Polres Tanjung Perak Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rilis pers pemalsuan surat GeNose di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
Suasana rilis pers pemalsuan surat GeNose di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

i

BACASAJA.ID - Praktik pemalsuan surat dan penggantian kantong GeNose dengan kantong urine dibongkar aparat Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (05/7/2021).

Perkara pemalsuan tersebut diketahui melibatkan petugas kesehatan (naker) di Sumenep, Madura, yakni HBP (27), warga Sumenep, dan ASK (39), agen penjulan tiket yang juga asal Sumenep. 

Aksi HBP dan ASK sendiri terungkap ketika aparat tengah menggelar penyekatan di pos Suramadu. Petugas lantas memeriksa surat PCR dan GeNose teradap penumpang bus.

"Rupaya setelah diperiksa, surat GeNose dari 35 penumpang bus, 12 di antaranya palsu. Kantong GeNose-nya kantong kateter," beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. 

Saat digelar penyelidikan dan pemeriksaan saksi, ternyata surat palsu itu dibuat oleh HBP dan ASK. Mereka berdua pun langsung ditangkap.

Ganis menambahkan, kedua tersangka itu mempunyai peran masing-masing. HBP merupakan tenaga kesehatan di salah satu puskemas di Sumenep, yang berperan membuat surat GeNose covid-19 sedangkan ASK tugasnya mencari calon penumpang. 

Saat diinterogasi petugas, modus dari HBP memalsukan surat GeNose palsu atas pesanan dari ASK untuk penumpang bus jurusan Sumenep-Jakarta. 

Dan juga tanpa pemeriksaan peniupan kantong GeNose di Klinik Posko Check Point yang diselenggarakan Pemkab Sumenep. 

"Kedua tersangka menyuruh penumpang bus meniup kantong GeNose di SPBU Pekamban, Sumenep lebih dulu tanpa disaksikan petugas kesehatan klinik posko check point di Sumenep," beber Ganis. 

Bahkan HBP mengganti kantong GeNose dengan kantong kateter karena persediaan di check point terbatas. Kateter dibelinya di apotik. 

Setelah kantong ditiup, HBP membuat surat hasil tes GeNose dengan menggunakan data (barcode) milik orang lain yang hasilnya negatif covid-19.

Setelah surat GeNose jadi lalu diberikan kepada ASK agar lolos dari pemeriksaan petugas di penyekatan di Suramadu. Akan tetapi perbuatannya diketahui polisi karena setelah surat GeNose dicocokkan menggunakan alat barcodenya atas nama orang lain.

"Jadi surat GeNose untuk 12 penumpang milik satu orang yang sudah diswab dan hasilnya negatif covid 19," jelas Ganis. 

Setelah diketahui petugas surat GeNose palsu, masih kata Ganis, polisi langsung melakukan swab terhadap 12 penumpang di ceck point di Suramadu dan hasilnya negatif semunya. 

Sementara itu, HBP mengakui semua perbuatannya dan murni idenya sendiri untuk meraup keuntungan pribadinya. Dan ia juga berterus terang bila surat hasil GeNose yang diselenggarakan di check point Pemkab Sumenep gratis. 

Namun pria tersebut dijual kepada kepada ASK seharga Rp 50 ribu per lembar. "Saya untung Rp 10 ribu per lembar. Jadi selama penyekatan berlangsung di Suramadu dan di Sumenep saya meraup keuntungan Rp 2 juta," ungkap HBP. (jem)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…