Lonjakan Kasus dan Angka Kematian akibat Covid-19 Membuat Tulungagung Memerah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat.

i

BACASAJA.ID- Lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Tulungagung, membuat kabupaten ini terdegradasi ke zona merah, dari sebelumnya zona oranye. Lonjakan kasus ini terjadi hampir 2 Minggu terakhir.

Lonjakan kasus ini turut dibarengi dengan laporan pasien covid-19 yang meninggal dunia selama 5 hari berturut-turut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, Tulungagung yang berubah menjadi merah lonjakan kasus dan angka kematian menjadi penyebab memerahnya Tulungagung.

“Kemarin kan kita lihat bersama, kasus positif meningkat tajam, kemudian yang meninggal juga,” kata Kasil, Rabu (21/7/21).

Selain kedua indikator tersebut, ada beberapa indikator lainya yang mempengaruhi perubahan status ini.

Kasil menyebut ada 15 indikator yang menjadi dasar perubahan ini. Termasuk BOR (Bed Occupancy Rate) atau Ketergunaan Tempat Tidur Pasien, angka penularan yang eksponensial (bertingkat), pasien yang dirawat serta indikator lainya.

Dengan indikator itu, Kasil menyebut penularan covid-19 di Tulungagung belum sepenuhnya terkendali.

“Tulungagung masuk PPKM level 4, jadi belum terkendali,” terangnya.

Dirinya tak bisa memperkirakan sampai kapan lonjakan kasus ini terjadi. Dilihat dari data seminggu terakhir, lonjakan kasus dirasa cukup tinggi dan sudah melewati puncaknya.

“Tidak bisa menentukan target, perintahnya melakukan tracing sebanyak mungkin, agar kita bisa mengenali orang yang positif,” jelasnya.

Tracing yang dilakukan menyasar kontak erat pasien covid-19. Tracing dilakukan pada 15 orang kontak erat.

Semakin banyak tracing, maka akan semakin banyak ditemukan kasus Covid-19. Indikator ini juga mempengaruhi pemberlakuan level PPKM darurat.

“Pemberlakuan PPKM darurat ini by data,” katanya.

PPKM darurat diberlakukan untuk membendung laju penularan covid-19. Kasil menganggap hal itu sudah benar dilakukan.

Dari data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, lonjakan kasus dimulai pada Sabtu (10/7/21) lalu dengan 55 kasus baru.

Lalu angka ini melonjak hingga puncaknya pada 15 Juli 2021 dengan 175 kasus baru. Pasien meninggal akibat Covid-19 juga terjadi selama 5 hari terakhir.

Dalam rentang 5 hari terhitung sebanyak 24 orang meninggal akibat Covid-19, sehingga total ada 98 orang.

Jumlah total kasus Covid-19 sebanyak 4759, dari jumlah itu 3728 dinyatakan sembuh dan sisanya menjalani perawatan serta karantina (t.ag/JP/rg4)

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…