Berbagi Kesembuhan, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono saat melakukan donor plasma konvalasen untuk diberikan ke penderita Covid-19.
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono saat melakukan donor plasma konvalasen untuk diberikan ke penderita Covid-19.

i

BACASAJA.ID - Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono melakukan donor plasma konvalasen untuk diberikan ke penderita Covid-19. Donor dilakukan di Kantor PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Surabaya, Jl. Embong Ploso 7-15 Surabaya, akhir pekan lalu.

Dua hari sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya itu telah menjalani uji laboratorium di Kantor PMI. Dia dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi pendonor plasma konvalasen.

“Saya bersyukur dinyatakan lolos screening, sehingga dinyatakan layak menjadi pendonor plasma. Dengan demikian, saya bisa menularkan kesembuhan, berbagi kesehatan, berbagi optimisme dan spirit kehidupan bagi penderita Covid-19,” kata Adi Sutarwijono, Senin (26/7/2021).

Adi terinfeksi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR tanggal 8 Juni, bulan lalu. Ia dinyatakan dinyatakan negatif dan sembuh lewat 2 kali tes swab PCR, tanggal 21 Juni dan 25 Juni 2021.

“Saya mendoakan semua penderita Covid-19 diberi kekuatan, kesembuhan dan kesehatan kembali. Berbagai upaya dilakukan keluarga dan pasien untuk bisa sembuh. Termasuk menerima donor plasma konvalasen,” kata Adi.

Dia berharap semakin banyak para penyintas Covid-19 atau warga masyarakat yang telah sembuh, dengan sukarela mendonorkan plasma darahnya. Untuk disumbangkan bagi kesembuhan penderita-penderita lain.

“Ayo rek, donor plasma darah! Tidak hanya untuk teman atau keluarga. Tapi juga berbagi kesembuhan pada penderita Covid-19, tanpa diketahui asal usul dan latarbelakangnya. Kita tularkan kesembuhan dan spirit kehidupan kepada mereka yang sakit,” kata Adi.

Permintaan banyak

Sementara itu, Kabag Pelayanan dan Humas PMI Kota Surabaya, Martono Adi Triyogo, mengatakan permintaan donor plasma banyak. Namun jumlah pendonor dan kemampuan PMI juga terbatas. Rata-rata satu hari hanya bisa melayani 60-70 pendonor plasma darah.

“Padahal permintaan lebih dari 100 tiap harinya,” kata Martono.

Dikatakan, lembaga palang merah ini mempunyai 6 alat untuk mengambil plasma darah. Dari 6 itu, 2 alat rusak 2. Tidak bisa dipakai. Jadi sehari-hari hanya bisa beroperasi dengan 4 alat.

“Melihat situasi Covid-19 saat ini, cukup memadai jika PMI Kota Surabaya mempunyai 8 alat yang bisa beroperasi aktif untuk mengambil plasma darah,” terang Martono.

Adi juga menyerap banyak hal dari PMI Kota Surabaya. Dia memahami kalau Kantor PMI Kota Surabaya membutuhkan dukungan dari banyak pihak.

“Saya berharap Pemerintah Kota Surabaya dan pihak manapun, dapat memberikan dukungan tambahan alat dan kantung darah. Ini demi pelayanan misi kemanusiaan dari PMI kepada warga masyarakat, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berkecamuk,” kata Adi.

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …