Berselingkuh dengan Simpanse, Wanita Ini Dipaksa Putuskan Hubungan Cinta Terlarang oleh Pihak Kebun Binatang

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Chita, simpanse yang membuat Adie Timmermans jatuh cinta hingga berselingkuh dengannya. (ATV)
Chita, simpanse yang membuat Adie Timmermans jatuh cinta hingga berselingkuh dengannya. (ATV)

i

BACASAJA.ID - Adalah satu hal biasa dan wajar bagi manusia untuk menjadi pecinta binatang. Tetapi semua orang terkejut ketika ada seorang wanita yang mengklaim bahwa dia benar-benar mencintai binatang.

Baru-baru ini, seorang wanita Belgia telah dilarang dari Kebun Binatang Antwerpen setelah para pejabat memperhatikan bahwa dia telah menghabiskan terlalu banyak waktu dengan simpanse tertentu.

Belakangan, wanita itu mengaku menghabiskan begitu banyak waktu dengan hewan itu karena dia 'berselingkuh' dengannya.

Adie Timmermans mulai mengunjungi kebun binatang setiap minggu dan selalu mengobrol dengan simpanse berusia 38 tahun bernama Chita. Keduanya biasa berinteraksi dari sisi yang berlawanan dari selungkup kaca sambil melambai dan meniupkan cium jauh satu sama lain.

Kunjungannya berlanjut selama empat tahun sebelum otoritas kebun binatang memutuskan bahwa tindakan harus diambil terhadap persahabatan yang berkembang secara aneh.

"Saya mencintai hewan itu dan dia mencintai saya. Saya tidak punya apa-apa lagi. Mengapa mereka ingin mengambilnya," kata Timmermans. "Kami berselingkuh, aku hanya akan mengatakannya."

Namun, kebun binatang percaya bahwa 'hubungan cinta' ini terbukti berbahaya bagi Chita karena menjadi penghalang dalam mengembangkan hubungan dengan simpanse lainnya.

"Ketika Chita terus-menerus disibukkan dengan pengunjung, monyet-monyet lain mengabaikannya dan tidak menganggapnya bagian dari kelompok, padahal itu penting. Dia kemudian duduk sendiri di luar jam berkunjung," kata pihak kebun binatang.

Namun, Timmermans merasa kebun binatang tidak adil dan mempertanyakan, "lusinan pengunjung lainnya diizinkan untuk melakukan kontak. Lalu mengapa saya tidak?" (*/rg4)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …