Rekonstruksi Latihan Silat Berujung Maut, Polisi Temukan Fakta Baru

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rekonstruksi yang dilakukan di Polres Tulungagung.
Rekonstruksi yang dilakukan di Polres Tulungagung.

i

 

BACASAJA.ID - Proses hukum kasus latihan silat berujung maut terus berlanjut. Untuk melengkapi keterangan saksi dan tersangka, Polres Tulungagung melakukan rekonstruksi Latihan silat berujung maut ini.

Latihan silat ini menelan korban jiwa, Fajar Lutfi (23) warga Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu.

Empat orang sudah ditetapkan tersangka karena kasus ini. Mereka adalah pelatih silat yang menendang dan memukul korban.

Empat tersangka itu antara lain ER (20), FA (17), FI (23) dan MO (16). Sementara dua tersangka dewasa berinisial ER dan FI telah ditahan.

Sedang dua tersangka masih berstatus sebagai anak-anak. Keduanya tidak dilakukan penahanan. Namun keempatnya dihadirkan saat rekonstruksi.

Kapolres Tulungagung melalui Kasi Humas, Iptu Nenny Sasongko menjelaskan dalam rekonstruksi ini terungkap jika dalam latihan itu, korban tak hanya ditendang, namun juga dipukul beberapa kali.

“Jika sebelumnya keteranganya satu kali, ternyata ditampar 2 kali,” terangnya.

Ada 33 adegan yang diperagakan. Pada adegan ke 24, tersangka ER menendang dan akibatkan korban terjatuh. Korban ditendang di bagian dada.

“Tendangan telak, yang menyebabkan korban langsung jatuh dari ER,” jelasnya.

Disinggung apakah tendangan tersebut yang akibatkan kematian korban, dirinya belum bisa memastikan. Penyebab pasti kematian bisa diketahui dari hasil visum.

Dari hasil autopsi diketahui terdapat luka pada ulu hati dan memar pada beberapa bagian tubuh akibat benda tumpul.

Saat ditanya unsur kesengajaan dalam kasus ini, dirinya menolaknya. Dari pemeriksaan dan penyidikan tak ada unsur kesengajaan, namun hanya latihan yang berlebihan.

Dari pemeriksaan juga terungkap, selain karena latihan, pemukulan juga dilakukan karena ada teman korban yang datang terlambat.

Karena jiwa solidaritas, semua peserta latihan menerima hukuman, termasuk korban.

“Hasil rekonstruksi pasti memperberat hukuman, karena dilakukan berulangkali dan banyak kali dilakukan pukulan dan tendangan,” terangnya.

Keempat pelaku diancam dengan pasal 170 KUH Pidana, dengan ancaman hukuamn 12 tahun penjara. Pelaku anak tidak dilakukan diversi lantaran ancaman hukumannya di atas 7 tahun penjara.

Sebelumnya, Fajar Lutfi meninggal pada Senin (26/7/31) malam setelah menerima pukulan dan tendangan dari 4 pelatih silat.

Korban mengikuti latihan silat di rumah salah satu ketua perguruan silat itu di Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu.

Awalnya pelaku sempat menutupi kematian korban dengan mengatakan korban terjatuh saat latihan. (t.ag/JP/rg4).

Berita Terbaru

Dr. Ketut Abid Halimi Raih Penghargaan atas Kontribusinya dalam Pembangunan SDM Polri

Dr. Ketut Abid Halimi Raih Penghargaan atas Kontribusinya dalam Pembangunan SDM Polri

Jumat, 23 Okt 2026 08:56 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 08:56 WIB

BATU - Selama lebih dari 17 tahun bersama lembaga Thanks Institute Indonesia, Dr. Ketut Abid Halimi telah mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan sumber…

Wujud Cinta terhadap Alam, Polda Sulbar Gelar Green Policing di Perbukitan Desa Bambu untuk Antisipasi Longsor

Wujud Cinta terhadap Alam, Polda Sulbar Gelar Green Policing di Perbukitan Desa Bambu untuk Antisipasi Longsor

Jumat, 23 Okt 2026 08:52 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 08:52 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Green Policing di kawasan perbukitan Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini m…

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Situs Boxkia.com, 4 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Situs Boxkia.com, 4 Orang Ditangkap

Kamis, 22 Okt 2026 22:48 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 22:48 WIB

JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online (judol) yang beroperasi melalui situs Boxkia.com.…

Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Kamis, 22 Okt 2026 22:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 22:39 WIB

SURABAYA —  Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur menggelar razia besar-besaran di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Surabaya pada Ra…

Peringatan Satu Tahun Wafat PB XIII, PB XIV Pimpin Doa Bersama 350 Abdi Dalem di Keraton Surakarta

Peringatan Satu Tahun Wafat PB XIII, PB XIV Pimpin Doa Bersama 350 Abdi Dalem di Keraton Surakarta

Kamis, 22 Okt 2026 19:41 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:41 WIB

Sinuhun Pakubuwono XIV memimpin peringatan satu tahun wafatnya PB XIII di Siti Hinggil Utara, dihadiri sekitar 350 Abdi Dalem.…

Pagar Pengaman Dipasang, Revitalisasi Keraton Surakarta Prioritaskan Pelindungan Cagar Budaya

Pagar Pengaman Dipasang, Revitalisasi Keraton Surakarta Prioritaskan Pelindungan Cagar Budaya

Kamis, 22 Okt 2026 19:29 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:29 WIB

Jamin keselamatan dan perlindungan cagar budaya, Tim Pelaksana mulai pasang pagar pengaman revitalisasi Keraton Surakarta…