Tikus Menyerang Lahan Jagung, Petani Tulungagung Gunakan Pewangi Pakaian

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sakur tunjukan jagung yang rusak dimakan tikus.
Sakur tunjukan jagung yang rusak dimakan tikus.

i

BACASAJA.ID - Hama tikus merusak lahan jagung di Desa Tanen dan Desa Banjarejo Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Tikus-tikus ini memakan jagung yang baru berbuah, hingga menyisakan separuh buahnya.

Meski demikian, petani di Banjarejo takut untuk meracun tikus-tikus itu. Mereka memilih menggunakan pewangi pakaian untuk mengusir tikus. Seperti yang dilakukan oleh Sakur (54).

Pria paruh baya ini harus ke lahan jagungnya untuk menyemprot pewangi pakaian. Aroma pewangi pakaian yang kuat, membuat tikus menjauh.

Hidung tikus memang peka terhadap bau menyengat, sehingga sensornya terganggu. Sayangnya aroma pewangi pakaian ini tak bisa bertahan lama.

“Setiap hari saya bawa ke sawah. Kalau sempat disemprotkan,” ucapnya.

Disinggung penggunaan racun untuk mengandalkan tikus, Sakur mengaku takut, lantaran tikus bisa semakin mengganas dan menghabiskan jagung.

Meski sudah dikendalikan dengan pewangi pakaian, tanaman jagungnya banyak yang rusak dimakan tikus.

Tikus ini menyerang saat tanaman masih kecil, dengan memakan bakal buahnya.

“Tikusnya kok pintar, dia tahu letak bakal buahnya terus dimakan. Akhirnya rusak,” keluh Sakur.

Jagung yang terlanjur rusak dibabat untuk pakan ternak. Berbeda dengan Sakur, petani lainya dari Desa Tanen, Supangat memilih mengendalikan tikus dengan menggunakan racun.

Meski sudah banyak yang mati, namun intensitas serangan tikus tak berkurang.

“Serangannya masih saja ada,” jelasnya.

Akibat serangan tikus ini, banyak bonggol jagung yang rusak. Tikus hanya memakan bagian atas bonggol jagung, sedang bagian bawahnya dibiarkan begitu saja.

“Rata-rata tinggal setengahnya saja. Bagian atas habis dimakan, bagian bawahnya tidak dimakan,” ucap Supangat, sambil menunjuk buah jagung yang rusak.

Serangan tikus sudah terjadi sejak muncul jagung muda atau janten. Sama seperti Sakur, tanaman yang rusak dipotong untuk pakan ternak.

Sedang yang masih menyisakan setengah buahnya, dipertahankan hingga panen.

“Nanti yang setengahnya masih bisa dipanen meski sedikit. Sayang kalau dibuang semua,” ucapnya.

Selain hama tikus, awal menanam jagung sudah diserang hama bulai. Akibatnya dirinya memperkirakan panen jagung menurun drastis.

Jika biasanya lahan 200 ru (1 ru = 14 m²) mampu memperoleh 1,5 ton jagung, kini diperkirakan hanya sekitar 3 kwintal.

“Baru tahun ini ada serangan tikus. Tahun lalu tidak seperti ini,” pungkas Supangat. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

POLDA SULBAR  - Komitmen Polantas Polda Sulbar hadir melayani masyarakat terus dilakukan. Kali ini, perhatian tertuju pada generasi pelajar di SMAN 2 Mamuju, …

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan seluruh fakta dalam persidangan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 akan ditelaah. Salah satu…

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

MAGETAN- Penyidikan dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024 memasuki tahap akhir. Kejaksaan Negeri (Kejari)…