Banjarmasin Waspada Serbuan Narkoba jelang Akhir Tahun, Polisi: Kita Antisipasi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polresta Banjarmasin dan Polda Kalimantan Selatan saat berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 135,02 Kilogram.
Polresta Banjarmasin dan Polda Kalimantan Selatan saat berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 135,02 Kilogram.

i

BACASAJA.ID - Pada medio Juli 2021 lalu,  Polresta Banjarmasin  bekerjasama dengan Polda Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 135,02 Kilogram.  

Barang haram dari tiga tersangka berinisial AAM (34), BAN (34) dan ES (44) rencananya akan diedarkan di Kalsel, terutama di kota Banjarmasin jelang libur akhir tahun.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa'i mengatakan Banjarmasin menjadi sasaran peredaran narkoba. Pasalnya wilayah itu menjadi tujuan wisatawan di hari libur, terutama libur akhir tahun.

"Yang perlu diingat, Kalimantan Selatan ini mempunyai penduduk 4,074 juta, itu penduduk terbesar. Kemudian, Banjarmasin menjadi wilayah terdapat dengan total 657,66 ribu jiwa, " kata Mochamad Rifa'i di Banjarmasin baru baru ini, dikutip dari Tribrata TV. 

"Nah di sinilah peluang-peluang dari kejahatan narkoba.  Banjarmasin yang banyak memiliki pemukiman padat penduduk dengan sejumlah jalur tikusnya membuat peredaran narkotika tumbuh subur, " ucap Rifa'i menambahkan. 

Hal serupa diungkap Direktur Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi. Menurutnya, Banjarmasin dan Banjar menjadi wilayah di Kalimantan Selatan yang termasuk wilayah rawan peredaran narkotika.

"Sebetulnya semua wilayah (di Kalsel) berpotensi jadi sasaran peredaran narkoba, tetapi kenapa di sini lebih banyak, karena Banjarmasin kan pusat provinsi, tempat orang luar datang untuk berkunjung serta memiliki kepadatan penduduk diatas wilayah lain," kata Tri Wahyudi. 

"Kota kota lain tetep ada potensi, cuma penggunanya cuma orang-orang lokal saja ya. Makanya untuk Banjarmasin, Banjar, serta yang kini marak di Kotabaru itu merupakan kota yang besar dan lebih ramai, itu relatif lebih banyak mereka (pengedar narkoba) memasok barangnya kesana," ucap Tri Wahyudimenambahkan.

Terpisah, Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin  Kompol Mars Suryo Kartiko menerangkan, Peredaran narkoba menjelang akhir tahun di kota Banjarmasin, memang teridentifikasi lebih marak dibanding tahun sebelumnya. 

Eks Kapolsek Banjarmasin Barat itu pun memberikan contoh maraknya peredaran narkoba jelang akhir tahun. Tepatnya pada Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu kala pihaknya berhasil menggagalkan peredaran 377,69 gram sabu-sabu yang dilakukan oleh seorang pria berinisial MA, Warga Jalan Simpang Sei Mesa, Kota Banjarmasin.

"Ini kan sudah memasuki bulan November ya, untuk peredaran narkoba relatif lebih meningkat, bertambah jumlahnya, cuma tinggal tergantung bagaimana para petugas meningkatkan pengungkapannya," terang Kompol Mars Suryo Kartiko.

"Untuk marak atau tidaknya, apalagi akhir tahun ini memang lebih marak ini dibanding misalkan dua tahun sebelumnya. Selain itu juga perlu diwaspadai awal tahun nanti juga marak kembali," tambahnya.

Untuk antisipasi peredaran narkoba jelang libur tahun baru, lanjut Kasat Narkoba, pihaknya akan melakukan kegiatan-kegiatan bersama Polres-polres di jajaran Polda Kalimantan Selatan.

"Kita akan gelar operasi "Antik" jelang akhir tahun, itu sebagai bentuk antisipasi. Harapannya dengan operasi Antik, peredaran narkoba dapat ditekan," tandasnya mengakhiri. (Edo/RG4)

Berita Terbaru

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…