Baleg DPR: RUU TPKS Telah Disusun Berdasarkan pada Data, Fakta, dan Pengalaman Empirik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Taufik Basari. (DPR)
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Taufik Basari. (DPR)

i

BACASAJA.ID - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Taufik Basari menegaskan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) telah disusun berdasarkan pada data, fakta, dan pengalaman empirik, khususnya yang berasal dari para korban kekerasan tersebut.

Meskipun demikian, ia mengakui kasus kekerasan seksual yang terjadi di masyarakat seperti fenomena gunung es, yakni lebih banyak yang tidak terlaporkan daripada yang terlaporkan.

“Artinya, ketika muncul gagasan mengenai kebutuhan RUU yang dapat mendorong penghapusan kekerasan seksual, maka semuanya berangkat dari data-data kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia. Yang datanya menurut Komnas Perempuan selalu meningkat tiap tahunnya,” ujar Taufik, Kamis (13/1/2022).

Di sisi lain, Anggota Komisi III DPR RI ini menyadari berdasarkan kasus yang sering diterimanya, banyak aturan hukum terkait kekerasan seksual yang belum lengkap. Sehingga, hal itu menjadi jaminan perlindungan hukum, termasuk bagi aparat penegakan hukum agar dapat memahami dan mengetahui apa itu karakteristik dari kasus kekerasan seksual.

“Alhamdulillah mayoritas masyarakat memahami bahwa kita memiliki kebutuhan untuk segera mengundangkan RUU TPKS ini. Kemudian masyarakat juga paham RUU ini juga untuk melindungi korban, bukan untuk hal-hal lain di luar dari bagaimanan cara kita memahami kepentingan korban,” tegas Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI ini.

Karena itu, ia menegaskan bahwa baik RUU TPKS maupun Permendikbud tentang Kekerasan Seksual adalah upaya untuk melawan kekerasan seksual. RUU ini, tambahnya, adalah bagian wujud hadirnya negara untuk memberikan rasa aman.

“Dan secara khusus yang mau diatur bentuk kekerasan seksual, karena kekerasan seksual berdasarkan data, fakta, dan pengalaman tadi memiliki karakteristik khusus,” ujar Taufik.

Dengan adanya RUU TPKS ini, Taufik berharap akan semakin banyak masyarakat yang tahu dan menjadi diskursus publik. Oleh karena sudah ada kesadaran bersama ketika isu ini sudah jadi pembicaraan di mana-mana yang membuat orang semakin tersadar untuk berani bicara, untuk melaporkan, masyarakat juga mau untuk mendampingi.

“Termasuk juga bagi Polri juga sudah membuat satu kebijakan untuk membuat keseriusan penanganan kasus-kasus ini,” tutupnya. (PAR/RG4)

Berita Terbaru

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

JAKARTA — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta men…

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

POLDA SULBAR - Wakapolda, Brigjen Pol Hari Santos menyampaikan arahan tegas kepada seluruh personel Polda Sulbar, tentang makna pengabdian, kedisiplinan dan…

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

SURABAYA – Partai Golkar tak ingin kehilangan momentum dalam merebut generasi muda. Melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), partai berlambang pohon b…

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …