Diungkap Dugaan Percobaan Suap Terkait Izin Toko Modern di Tulungagung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Subani Siraj, Sekretaris Komisi C DPRD Tulungagung
Subani Siraj, Sekretaris Komisi C DPRD Tulungagung

i

BACASAJA.ID - DPRD Tulungagung beserta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Tulungagung membahas rencana penutupan toko modern yang dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tulungagung dan habis masa izinnya.

Ada 16 toko modern yang akan ditutup pada awal tahun 2021 ini, yang tersebar di beberapa kecamatan. Utamanya berada di dekat pasar tradisional.

Pihak yang paling getol menyuarakan penutupan toko modern ini adalah Komisi C DPRD Tulungagung. Salah satunya, Subani Sirap, Sektretaris Komisi C.

Untuk menggagalkan penutupan toko modern ini, Subani mengaku didatangi dua orang perwakilan toko modern di Tulungagung pada 5 November 2020 lalu. Kedua orang itu menawarkan sejumlah imbalan bagi dirinya, untuk mengkondisikan anggota Satpol PP dan sejumlah wartawan.

"Kepingin diperpanjang minimal 6 bulan, petunge manut (gimana caranya nurut),” kata Subani menirukan ucapan kedua utusan itu saat hearing di DPRD Tulungagung, Senin (4/1/2021).

Bahkan tanpa sungkan, lanjut Subani, kedua orang itu juga meminta agar dirinya menata petugas dari Satpol PP dan sejumlah wartawan di Kabupaten Tulungagung.

Namun Subani kukuh pada pendiriannya untuk tidak menerima tawaran dari kedua orang tersebut. "Saya tidak akan menerima, tetap sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya dengan tegas.

Subani juga menceritakan, sebelum mendatangi dirinya, kedua orang ini juga mendatangi ketua Komisi C, Asrori untuk meminta hal serupa. Namun oleh Asrori keinginan mereka ditolak mentah-mentah.

Kepala Dinas Perdagangan, Imroatul Mufidah dalam forum rapat koordinasi ini juga menyebut dirinya dihubungi oleh orang utusan pengelola toko modern tersebut. Mereka meminta rekomendasi agar diloloskan izin pendirian toko modern.

Imroatul mengatakan pada orang itu akan memberikan rekomendasi, asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Pokoknya harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkas Imroatul dengan tegas.(Noyo)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …